Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksandi) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komunikasi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika. Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses internet di wilayah-wilayah terpencil melalui Program Penyediaan Akses Internet BAKTI Kominfo.
Kepala Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, Drs. Hasanuddin, melalui Kabid Teknologi Informatika, Heri Kusmanto, S.Sos., M.M, menjelaskan bahwa kerja sama dan komunikasi dengan BAKTI Kominfo telah dilakukan sejak tahun 2016. Upaya tersebut berbuah hasil positif dengan bertambahnya titik akses internet setiap tahun.
“Sejak 2016 kami selalu berkoordinasi dan berkomunikasi secara intens dengan pihak BAKTI Kominfo. Alhamdulillah, setiap tahun selalu ada alokasi tambahan titik akses internet untuk Kabupaten Sumbawa,” ungkap Heri saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/11/2025).
Ia menyebut, pada tahun pertama pelaksanaan program, Kabupaten Sumbawa mendapatkan 56 titik layanan internet yang dipasang di kantor camat dan kantor desa. Kini jumlah titik yang sudah terealisasi mencapai 240 titik yang tersebar di berbagai wilayah.
“Jumlahnya terus bertambah setiap tahun. Hingga saat ini sudah ada 240 titik layanan internet aktif di berbagai wilayah, baik untuk kantor desa, sekolah, maupun kantor kecamatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Diskominfotiksandi juga telah mengajukan tambahan 82 titik baru pada tahun 2025 untuk wilayah-wilayah di bagian selatan Sumbawa yang masih minim akses internet, seperti Orong Telu, Batu Lanteh, Lantung, Ropang, dan Lunyuk.
“Daerah-daerah itu kami usulkan karena memang menjadi prioritas. Banyak sekolah dan kantor desa di sana yang membutuhkan akses internet untuk mendukung kegiatan seperti ANBK, agar anak-anak tidak lagi harus turun ke kecamatan,” ujarnya.
Dari 82 titik yang diusulkan, BAKTI Kominfo menetapkan bahwa pada tahun 2026 akan direalisasikan 10 titik baru di Kabupaten Sumbawa. Realisasi tersebut merupakan bagian dari 50 titik yang dialokasikan untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Alhamdulillah, dari hasil rapat kami di Mataram dua minggu lalu, Sumbawa mendapat 10 titik dari total 50 titik untuk NTB. Kami masih menunggu data rinci lokasi pastinya, namun besar harapan kami agar realisasi ini diprioritaskan di wilayah selatan,” terang Heri.
Ia menambahkan, program dari BAKTI Kominfo tidak hanya menyasar kantor desa, tetapi juga mencakup fasilitas publik seperti sekolah, puskesmas, dan kantor kecamatan yang membutuhkan jaringan internet untuk pelayanan masyarakat.
“Program Penyediaan Akses Internet BAKTI Kominfo ini memang ditujukan bagi fasilitas publik di daerah yang belum terlayani operator komersial, jadi bukan hanya desa tetapi juga sekolah dan layanan kesehatan,” paparnya.
Heri berharap, keberlanjutan program tersebut dapat memperkuat infrastruktur digital di Kabupaten Sumbawa dan mendukung pemerataan akses informasi hingga ke pelosok desa.
“Kami berharap dukungan dan kerja sama dari semua pihak agar program ini bisa berjalan berkelanjutan dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.












Comment