Pemerintahan Pendidikan
Home / Pendidikan / Kadis Dikbud Sumbawa: Sekolah Rakyat Jadi Bukti Nyata Pelaksanaan SPM Pendidikan Daerah

Kadis Dikbud Sumbawa: Sekolah Rakyat Jadi Bukti Nyata Pelaksanaan SPM Pendidikan Daerah

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa merupakan bentuk nyata pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan. Program tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan akses dan kualitas layanan pendidikan dasar.

Menurut Budi Sastrawan, SPM Pendidikan adalah urusan wajib pemerintah daerah yang memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan dasar secara adil dan merata.

“Sekolah Rakyat adalah wujud nyata tanggung jawab pemerintah dalam memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak tanpa terkecuali. SPM bukan hanya aturan administratif, tetapi kewajiban moral yang harus dijalankan,” ujarnya, Senin (10/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa SPM Pendidikan mengatur kewajiban pemerintah menyediakan layanan bagi anak usia 5–6 tahun (PAUD, TK, kelompok bermain, Raudatul Athfal), usia 7–12 tahun (SD), usia 13–15 tahun (SMP di bawah kewenangan provinsi), serta usia 16–18 tahun (SMA/SMK). Prinsip utama dari kebijakan ini, kata Budi, adalah memastikan tidak ada anak usia sekolah yang tertinggal dalam akses pendidikan dasar.

Budi menuturkan, Sekolah Rakyat di Sumbawa menerapkan sistem pembelajaran terpadu dengan konsep boarding school, yang menggabungkan pendidikan akademik, pembentukan karakter, dan keterampilan dasar dalam satu lingkungan belajar.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

“Kami ingin menghadirkan pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kemampuan dasar anak-anak, khususnya dari keluarga kurang mampu,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari langkah transformasi pendidikan di daerah, dengan tujuan memperkuat fondasi pendidikan dasar serta memperkecil kesenjangan layanan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Sebagai penutup, Budi Sastrawan menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah yang berdaya saing.

“Melalui pendidikan yang merata dan berkualitas, kita menyiapkan generasi Sumbawa yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pemerintah daerah akan terus memperkuat program seperti Sekolah Rakyat demi memastikan tidak ada anak Sumbawa yang tertinggal dari hak pendidikannya,” tandasnya.

Cadangan Beras Pemerintah Daerah Sumbawa Masih di Bawah Kebutuhan Renstra 2026

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page