Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmindag) mengambil langkah konkret dalam memperkuat peran koperasi desa sebagai tulang punggung ekonomi lokal. Salah satunya dengan menyelenggarakan pelatihan manajemen bagi pengurus Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang akan digelar serentak di tiga wilayah kabupaten.
Kepala Diskukmindag Kabupaten Sumbawa, E.S. Adi Nusantara, S.T., M.Sc, melalui Sekretaris Diskukmindag, Zulkifli, S.Pi., M.Si, menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari implementasi program nasional Kopdes Merah Putih yang digagas pemerintah pusat. Tujuannya, memastikan pengurus koperasi di desa memiliki kemampuan manajerial yang terukur, sehingga koperasi dapat beroperasi secara efisien dan transparan.
“Selama ini banyak koperasi berjalan tanpa fondasi kelembagaan yang kuat. Karena itu, pelatihan ini menjadi ruang pembekalan agar pengurus memahami aspek tata kelola, perencanaan usaha, serta strategi pengembangan koperasi,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).
Pelatihan tersebut akan dilaksanakan di tiga lokasi strategis — Kecamatan Buer (barat), Sumbawa (tengah), dan Plampang (timur). Dua lokasi pertama dijadwalkan pada 18 November 2025, sedangkan pelatihan di wilayah tengah menyusul setelahnya.
Setiap lokasi berlangsung selama tiga hari dengan peserta dua pengurus inti, yakni Ketua dan Wakil Ketua Bidang Usaha.
Zulkifli menambahkan, pola pelatihan dirancang agar instruktur dari Diskukmindag menuntaskan materi di satu lokasi sebelum berpindah ke lokasi lain, untuk memastikan konsistensi materi dan efektivitas pembelajaran.
“Jadi tidak hanya sosialisasi biasa, tetapi pembinaan terstruktur dengan modul pelatihan yang sistematis,” tegasnya.
Dari sisi pembiayaan, kegiatan ini dibiayai sepenuhnya dari anggaran pemerintah pusat melalui provinsi, tanpa menggunakan APBD Kabupaten Sumbawa. “Kopdes Merah Putih ini kan program nasional, jadi seluruh pembiayaan sudah disiapkan oleh pusat,” jelasnya.
Zulkifli berharap, langkah ini dapat menjadi pondasi bagi koperasi desa agar mampu menjadi institusi ekonomi rakyat yang kuat, modern, dan mandiri.












Comment