Pemerintahan Politik
Home / Politik / Warga Keluhkan Sulitnya Diterima di Perusahaan, Rosy Siap Perjuangkan Hak Tenaga Lokal

Warga Keluhkan Sulitnya Diterima di Perusahaan, Rosy Siap Perjuangkan Hak Tenaga Lokal

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Aspirasi masyarakat terkait sulitnya mendapatkan kesempatan kerja di perusahaan besar yang beroperasi di wilayah selatan Sumbawa menjadi salah satu isu utama yang disampaikan warga dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Fraksi Partai Golkar, Muhammad Zain (Rosy).
Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Lebangkar A, Desa Lebangkar, Kecamatan Ropang, pada Selasa (11/11/2025), dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan kelompok tani.

Dalam forum reses tersebut, warga menyampaikan keluhan sulitnya tenaga kerja lokal diterima di perusahaan besar seperti PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dan PT SJR yang beroperasi tidak jauh dari wilayah mereka. Padahal, banyak pemuda yang dinilai memiliki kemampuan dan siap bekerja.

“Banyak anak muda di desa ini yang memiliki semangat kerja tinggi, tapi sulit sekali diterima di perusahaan besar. Kami berharap ada perhatian agar tenaga kerja lokal diberi prioritas,” ujar salah satu tokoh pemuda Desa Lebangkar.

Menanggapi hal itu, Muhammad Zain menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Menurutnya, sudah seharusnya perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sumbawa membuka ruang lebih besar bagi masyarakat setempat untuk turut terlibat dalam kegiatan ekonomi, baik di sektor inti maupun pendukung.

H. Zohran Desak Pembentukan Tim Terpadu untuk Genjot PAD 2026, Target Rp300 Miliar

“Saya memahami kegelisahan masyarakat. Perusahaan harus memiliki tanggung jawab sosial untuk memberdayakan tenaga kerja lokal, agar manfaat ekonomi benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar,” tegas Rosy.

Rosy menambahkan bahwa DPRD akan mendorong pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Sumbawa. Hal ini penting agar rekrutmen tenaga kerja berjalan transparan dan adil, serta sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi masyarakat setempat.

“Kami akan komunikasikan persoalan ini dalam rapat bersama OPD terkait dan pihak perusahaan. Harus ada kebijakan yang berpihak kepada masyarakat lokal,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengimbau para pemuda untuk terus meningkatkan keterampilan dan kompetensi, agar mampu bersaing secara profesional ketika peluang kerja dibuka.

“Pemerintah daerah dan perusahaan harus bersinergi dalam peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal. Tapi masyarakat juga perlu mempersiapkan diri dengan keterampilan yang dibutuhkan,” jelasnya.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Rosy menutup kegiatan tersebut dengan komitmen untuk terus memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan kesejahteraan dan pemerataan kesempatan kerja. Menurutnya, keadilan dalam akses lapangan kerja merupakan bagian penting dari pembangunan daerah yang berkeadilan.

“Saya akan kawal aspirasi ini agar ada solusi konkret. Tenaga kerja lokal harus menjadi prioritas, karena mereka adalah bagian dari masyarakat yang terdampak langsung oleh aktivitas perusahaan,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page