Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Partai Golkar, Muhammad Zain atau Rosy, menyatakan kesiapannya memperjuangkan aspirasi warga Desa Lebangkar, Kecamatan Ropang, terkait pengadaan bibit kemiri dan bibit durian. Usulan ini disampaikan langsung oleh masyarakat dalam kegiatan reses masa sidang ketiga tahun 2025 di Dusun Lebangkar A, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Lebangkar, Sekretaris Desa, Ketua BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, kelompok tani, dan ibu-ibu PKK. Dalam forum itu, warga menilai pengadaan bibit kemiri dan durian sangat penting untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, karena sebagian besar penduduk menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan.
“Kami berharap adanya bantuan bibit kemiri dan durian agar masyarakat bisa menanam tanaman bernilai ekonomi tinggi. Ini bisa jadi sumber penghasilan baru bagi warga,” ujar salah satu pengurus kelompok tani Desa Lebangkar.
Menanggapi aspirasi tersebut, Muhammad Zain menyambut baik rencana pengembangan komoditas perkebunan di wilayah selatan Sumbawa. Menurutnya, tanaman kemiri dan durian memiliki prospek ekonomi yang baik dan bisa menjadi penopang ekonomi masyarakat desa dalam jangka panjang.
“Saya sangat mendukung usulan ini. Komoditas seperti kemiri dan durian punya nilai jual tinggi dan bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dikembangkan secara serius,” ujar Rosy.
Ia menegaskan akan menyampaikan aspirasi tersebut dalam pembahasan dengan dinas terkait, khususnya Dinas Pertanian atau Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa. Rosy menilai, program bantuan bibit harus diarahkan agar benar-benar tepat sasaran dan dikelola oleh kelompok tani secara berkelanjutan.
“Kami akan perjuangkan agar pengadaan bibit ini dapat terealisasi melalui program pemerintah daerah. Penting agar masyarakat mendapatkan dukungan langsung dari sisi produksi,” tegasnya.
Rosy juga mengingatkan agar masyarakat menjaga dan memanfaatkan lahan dengan baik serta berkomitmen dalam perawatan tanaman yang diberikan. Ia menilai keberhasilan program bantuan akan bergantung pada keseriusan dan partisipasi aktif warga.
“Kalau program ini berjalan baik, Desa Lebangkar bisa menjadi contoh pengembangan ekonomi berbasis perkebunan rakyat,” pungkasnya












Comment