Sumbawa, Merdekainsight.com — Dalam kegiatan reses kedua DPRD Kabupaten Sumbawa di Desa Labuhan Kuris, warga mengemukakan dua persoalan mendasar yang belum tertangani maksimal: pembangunan jalan lintas Labuhan Kuris–Ngali dan penyediaan tempat pembuangan sampah desa.
Keduanya dinilai penting untuk menunjang mobilitas dan kebersihan lingkungan. Jalan lintas desa yang rusak telah menghambat kegiatan ekonomi masyarakat, sementara ketiadaan tempat sampah terpusat menimbulkan penumpukan limbah rumah tangga.
“Kalau jalan sudah bagus, hasil pertanian bisa cepat dibawa ke pasar. Sekarang kadang kendaraan susah lewat,” ungkap salah satu tokoh masyarakat yang hadir.
Menanggapi hal itu, Syukri, HS., A.Ma menegaskan komitmennya memperjuangkan pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan nyata masyarakat.
“Kami akan mendorong agar jalan lintas dan sistem pengelolaan sampah desa masuk dalam prioritas pembangunan tahun depan,” tegasnya.
Syukri menilai, perbaikan infrastruktur dasar seperti ini adalah langkah awal membangun desa yang bersih dan produktif.












Comment