Sumbawa Besar, Merdeka Insight.com — Rencana Pemerintah Kabupaten Sumbawa melanjutkan program pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) disambut positif oleh warga di kawasan perkotaan. Program senilai Rp 1,9 miliar dari APBD Perubahan 2025 ini dinilai membawa harapan baru bagi masyarakat untuk menikmati lingkungan permukiman yang lebih tertata dan sehat.
Melalui program tersebut, 16 paket pekerjaan akan segera dimulai di delapan kelurahan: Lempeh, Brang Biji, Bugis, Brang Bara, Umasima, Seketeng, Pekat, dan Samapuin. Jenis pekerjaan meliputi pembangunan jalan lingkungan beraspal dan berpaving, serta drainase pasangan batu untuk mengatasi genangan air yang kerap dikeluhkan warga.
Menurut Kabid PPSU PRKP Sumbawa, Alwan Patawari, ST, MM, pelaksanaan proyek ini merupakan lanjutan dari 45 paket PSU tahap pertama yang telah tuntas pada 28 Oktober 2025. “Kegiatan lanjutan ini diarahkan ke kawasan yang paling membutuhkan perbaikan akses dan sanitasi,” jelasnya, Selasa (11/11/2025).
Sejumlah warga menyambut baik program tersebut. Mereka menilai infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan dan drainase adalah kebutuhan mendesak.
“Kalau drainase bagus, banjir tidak lagi masuk halaman rumah. Kami sangat mendukung program ini,” ujar salah satu warga Kelurahan Brang Bara, Syamsul Hadi, kepada Merdeka Insight.
Pelaksanaan proyek akan dimulai pertengahan November hingga akhir Desember 2025. Pemerintah memastikan pekerjaan berjalan cepat dan tepat mutu.
“Kami optimis hasilnya akan langsung dirasakan masyarakat,” kata Alwan.
Program PSU ini menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih layak huni. Bagi warga, bukan hanya beton dan aspal yang dibangun—tetapi juga rasa nyaman dan kebersamaan di lingkungannya.












Comment