Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa retribusi dari pengiriman ternak ke luar daerah menjadi kontributor terbesar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dikelola instansi tersebut.
Kepala DPKH Sumbawa, Saifuddin, S.P., menyampaikan bahwa ternak dari Kabupaten Sumbawa dikirim ke berbagai wilayah seperti Lampung, Jakarta, dan Sulawesi. “Pengiriman ternak ini menjadi sumber utama PAD kami, selain kontribusi dari Rumah Potong Hewan (RPH) dan unit usaha peternakan lokal,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis (27/11/2025).
Ia menekankan bahwa meningkatnya kesadaran masyarakat dan pelaku usaha ternak untuk memenuhi kewajiban retribusi turut mendukung keberlanjutan PAD. “Pelaku usaha kini semakin memahami pentingnya membayar retribusi, sehingga pendapatan daerah dapat terjaga secara stabil,” tambah Saifuddin.
DPKH juga terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap semua unit usaha peternakan, termasuk RPH, untuk memastikan kontribusi PAD tetap maksimal. “Pengiriman ternak tetap menjadi fokus karena memberikan dampak signifikan bagi keuangan daerah sekaligus mendorong kemajuan sektor peternakan,” tegasnya.
Selain itu, pihak DPKH menyiapkan strategi pengembangan sektor peternakan agar kualitas dan kuantitas ternak meningkat, sekaligus mendorong kesejahteraan pelaku usaha. “Ke depannya, kami berharap PAD dari sektor peternakan semakin optimal, dan pelaku usaha ternak dapat terus berkembang,” pungkas Saifuddin.












Comment