Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Realisasi Program Ayam Petelur Tahun 2025, Disnakwan Sumbawa Perkuat Kapasitas Kelompok Penerima

Realisasi Program Ayam Petelur Tahun 2025, Disnakwan Sumbawa Perkuat Kapasitas Kelompok Penerima

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Program Pengembangan Ayam Petelur Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakwan) Kabupaten Sumbawa saat ini telah berjalan dan memasuki tahap sosialisasi serta koordinasi dengan kelompok penerima manfaat. Hal tersebut disampaikan Kepala Disnakwan Sumbawa, Syaifuddin, S.P., saat ditemui di kantornya, Jumat (21/11/2025).

Program ini dijalankan bersama Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Denpasar, yang akan mendukung proses distribusi bantuan dan peningkatan kompetensi teknis kelompok penerima. Sosialisasi dan koordinasi program dilaksanakan dua hari berturut-turut, Kamis 13 November 2025 di Aula Disnakwan dan Jumat 14 November 2025 di UPT Produksi dan Kesehatan Hewan Empang.

Syaifuddin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pertemuan formal, melainkan forum pembekalan yang dirancang untuk memastikan kesiapan kelompok penerima manfaat. “Fokus kami adalah memastikan setiap penerima benar-benar memahami teknis budidaya ayam petelur, terutama manajemen pemeliharaan, pakan, dan pengelolaan produksi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendampingan teknis menjadi kunci keberhasilan program ini. “Bantuan tidak cukup tanpa kapasitas sumber daya manusia yang memadai. Karena itu, sosialisasi ini kami arahkan untuk memperkuat kompetensi kelompok agar usaha yang dibangun dapat berjalan efektif,” tambahnya.

Sebanyak sepuluh kelompok tani ternak tercatat sebagai penerima manfaat, antara lain Kelompok Tani Ternak Uma Beru, Kelompok Usaha Bersama Tunas Muda, Kelompok Tani Ternak Sampar Luang, Kelompok Tani Ternak Sehasa Karang Unter, Kelompok Tani Ternak Maju Bersama, Kelompok Tani Ternak Sayid Ali Idrus, Kelompok Tani Ternak Alami Farm, Kelompok Tani Ternak Saling Ketong, Kelompok Tani Ternak Saling Sakiki, dan Kelompok Tani Ternak Talemo Jaya.. Seluruh kelompok ini diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh sebagai dasar pengembangan usaha ayam petelur pada 2025.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Syaifuddin menilai bahwa peningkatan kapasitas kelompok akan berdampak langsung pada ketersediaan pangan hewani di daerah. “Kami ingin memastikan produksi unggas di Sumbawa terus meningkat dan mampu mendukung kebutuhan konsumsi masyarakat,” tegasnya.

Menutup keterangannya, ia menyampaikan komitmen Disnakwan dalam mengawal pelaksanaan program hingga tahap pendampingan di lapangan. “Kami akan terus memonitor dan mendampingi kelompok agar program ini memberikan manfaat yang optimal bagi peternak,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page