Pemerintahan
Home / Pemerintahan / PUPR Sumbawa Kebut Penanganan Jalan Batu Dulang–Tepal, Dua Ruas Masih Diverifikasi

PUPR Sumbawa Kebut Penanganan Jalan Batu Dulang–Tepal, Dua Ruas Masih Diverifikasi

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menegaskan bahwa penanganan ruas Batu Dulang–Tepal menjadi prioritas utama pembangunan infrastruktur jalan tahun ini. Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat konektivitas antarwilayah di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, ST, menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan jalan tahun ini difokuskan pada dua pola kerja, yakni pemeliharaan rutin dan peningkatan kualitas jalan. Namun, karena kemampuan anggaran daerah masih terbatas, pemerintah lebih memilih memperkuat perawatan rutin sembari menunggu dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

“Pembangunan di wilayah selatan membutuhkan alokasi biaya yang tidak kecil. Karena itu, kami arahkan skemanya melalui program Inpres Jalan Daerah atau IJD. Dari tiga ruas yang kami ajukan, satu sudah memperoleh persetujuan kontrak multiyears, sedangkan dua lainnya masih menunggu tahapan finalisasi dari pusat,” jelasnya, Rabu (19/11/2025).

Menurut Sofyan, dalam waktu dekat Balai Jalan Nasional Bali akan menurunkan tim untuk meninjau langsung kondisi lapangan. Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari proses survei lanjutan dan verifikasi data teknis yang sebelumnya telah disiapkan oleh Dinas PUPR. Dari hasil penanganan awal, pemerintah daerah telah menangani sekitar 12 kilometer ruas jalan untuk menunjang proses evaluasi tersebut.

“Kami berharap hasil kunjungan dan evaluasi dari tim Balai dapat mempercepat proses penanganan sesuai dengan arahan kementerian. Harapannya, dua ruas lain juga bisa segera mendapatkan persetujuan agar program pembangunan tidak berhenti pada satu titik saja,” ujarnya.

H. Zohran Desak Pembentukan Tim Terpadu untuk Genjot PAD 2026, Target Rp300 Miliar

Lebih lanjut, Sofyan menyebutkan bahwa dari tiga ruas yang diusulkan, baru Batu Dulang–Tepal yang dinyatakan siap dikerjakan tahun ini. Sementara dua ruas lainnya masih dalam tahap penyesuaian data dan belum bisa diunggah ke sistem nasional.

Selain dalam kerangka program IJD, Sofyan mengungkapkan bahwa tim Balai juga akan meninjau beberapa ruas lain di luar daftar prioritas sebagai bahan pertimbangan teknis. “Mereka ingin memastikan kondisi di lapangan secara langsung agar pendekatan teknis dan metode konstruksi yang digunakan bisa disesuaikan dengan karakteristik wilayah Sumbawa,” tuturnya.

Sofyan menambahkan, estimasi kebutuhan anggaran pembangunan yang diajukan ke Kementerian PUPR mencapai kisaran Rp150 miliar hingga Rp200 miliar. Ia berharap dua ruas jalan lain dapat segera masuk dalam tahap pengerjaan pada tahun 2026, setelah seluruh proses administrasi dan teknis selesai diverifikasi.

“Kalau seluruh ruas yang kami usulkan bisa terealisasi, dampaknya akan sangat besar bagi mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi di kawasan selatan. Ini bagian dari upaya mewujudkan pemerataan pembangunan di Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page