Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Pemkab Sumbawa Dorong Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja, Bupati Jarot Ingatkan Pentingnya Daya Saing

Pemkab Sumbawa Dorong Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja, Bupati Jarot Ingatkan Pentingnya Daya Saing

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas angkatan kerja melalui pengembangan kompetensi yang lebih terarah dan responsif terhadap kebutuhan industri. Penegasan ini disampaikan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat dimintai keterangannya pada Jum’at (28/11/2025), sehari setelah pembukaan Program Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahun Anggaran 2025.

Bupati Jarot menilai bahwa peningkatan kualitas tenaga kerja menjadi keharusan, mengingat dunia industri membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian spesifik. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong agar pelatihan yang dilaksanakan mampu menghasilkan tenaga kerja yang benar-benar siap memasuki pasar kerja.

“Kita harus memastikan bahwa pelatihan yang dilakukan memberikan manfaat nyata bagi peserta. Mereka harus pulang dengan keahlian yang dapat langsung digunakan di dunia kerja,” tegasnya.

Bupati juga menggarisbawahi bahwa daya saing tenaga kerja lokal harus diperkuat melalui pelatihan yang lebih terstruktur. Ia menekankan bahwa kualitas lulusan pelatihan tidak boleh kalah dari daerah lain, terutama dalam menghadapi tantangan pasar kerja yang semakin kompetitif.

“Tenaga kerja kita harus kompeten, profesional, dan memiliki sertifikasi yang diakui. Inilah yang terus kita dorong agar mereka mampu bersaing, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional,” sambungnya.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Sebagai informasi tambahan, pelatihan berbasis kompetensi yang dibuka sehari sebelumnya di BLK Sumbawa mencakup enam paket kejuruan: Boga, Barista, Desain Grafis, Alat Berat, Listrik, dan Las 6G. Pelatihan dilaksanakan oleh UPT BLK Disnakertrans dengan metode praktik langsung dan uji kompetensi di akhir program.

Pada akhir pernyataannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperbaiki sarana prasarana BLK agar pelatihan dapat berjalan lebih optimal.

“Kita ingin menghadirkan fasilitas yang memadai sehingga peserta benar-benar mendapatkan pembelajaran terbaik. Ini bagian dari komitmen jangka panjang kita dalam membangun tenaga kerja yang unggul,” tutupnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page