Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Kadis Kesehatan Sumbawa: Prestasi Puskesmas Moyo Hilir Bukti Kinerja Mandiri dan Inovatif

Kadis Kesehatan Sumbawa: Prestasi Puskesmas Moyo Hilir Bukti Kinerja Mandiri dan Inovatif

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Sarip Hidayat, SKM., MPH., menegaskan bahwa keberhasilan Puskesmas Moyo Hilir meraih Peringkat III pada Konvensi Gugus Kendali Mutu (GKM) Puskesmas Tingkat Provinsi NTB 2025 merupakan bukti penguatan kinerja layanan kesehatan primer di daerah. Hal itu disampaikan Sarip saat dihubungi melalui saluran WhatsApp, Jumat (28/11/2025).

Menurutnya, capaian tersebut tidak hadir secara tiba-tiba, melainkan melalui kerja terstruktur dan dukungan berlapis dari berbagai pihak di Puskesmas Moyo Hilir.

“Prestasi ini merupakan hasil sinergi tim GKM, komitmen Kepala Puskesmas, dan pendampingan berkelanjutan yang kami berikan dari dinas,” ujarnya.

Sarip menjelaskan bahwa inovasi menjadi faktor pembeda yang mendorong Puskesmas Moyo Hilir mampu bersaing dengan puskesmas dari kabupaten/kota lain, termasuk yang mendapat pendampingan program nasional.

“Kami mendorong penerapan BAPER EBAKEMAS sebagai inovasi yang mengutamakan empati dan kebutuhan pasien. Metode ini kami nilai relevan dan bisa dijadikan contoh bagi puskesmas lainnya,” katanya.

H. Zohran Desak Pembentukan Tim Terpadu untuk Genjot PAD 2026, Target Rp300 Miliar

Inovasi BAPER EBAKEMAS (Bawa Perbaikan dengan Metode Ene Bale Kewa Kemas) diterapkan melalui kunjungan langsung, pemetaan digital wilayah sasaran, serta evaluasi berbasis data. Sarip menyebut pendekatan tersebut terbukti meningkatkan kualitas penanganan tuberkulosis.

“Dengan metode ini, penemuan kasus menjadi lebih cepat, pelaporan lebih tertib, dan kegiatan lapangan dapat dievaluasi secara jelas,” terangnya.

Ia menyebutkan pula bahwa penguatan layanan tambahan seperti penjemputan sampel dahak pasien dan program TB Basiru Reward menjadi bagian dari komitmen Puskesmas Moyo Hilir dalam memudahkan masyarakat dan mengapresiasi kader.

“Upaya jemput sputum dan pemberian layanan prioritas bagi kader adalah bentuk penghargaan atas peran mereka dalam mendukung penanggulangan TB,” tambahnya.

Sarip menegaskan, keberhasilan Puskesmas Moyo Hilir sebagai puskesmas non-lokus menunjukkan bahwa kinerja yang mandiri, kreatif, dan disiplin dapat menghasilkan hasil yang terukur.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

“Moyo Hilir membuktikan bahwa tanpa pendampingan proyek nasional pun, mereka mampu berdiri dengan inovasi sendiri dan memberikan hasil yang nyata,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Sarip berharap capaian tersebut mendorong semua puskesmas di Kabupaten Sumbawa memperkuat mutu layanan.

“Jika seluruh puskesmas bergerak bersama, maka kualitas layanan primer di Sumbawa akan semakin baik, aman, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page