Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Memasuki musim hujan, Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa mengingatkan para petani agar segera memanfaatkan waktu tanam. Pemerintah daerah telah menyiapkan 73.000 hektare lahan untuk mendukung peningkatan produksi padi dan palawija tahun ini.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., menyampaikan bahwa sebagian besar wilayah di Sumbawa sudah mulai mendapat curah hujan yang cukup untuk bercocok tanam. Beberapa daerah dengan sumber air seperti Beringin Sila, Dam Mama, dan Batu Bulan bahkan dinilai sudah siap diolah.
“Musim hujan sudah berjalan hampir dua bulan, sementara realisasi tanam baru sekitar 566 hektare. Kami berharap petani bisa segera turun ke lahan agar target tanam bisa tercapai,” ujar Rusmawati, Jumat (5/12/2025).
Ia menjelaskan, percepatan tanam di awal musim hujan akan membantu petani mendapatkan hasil yang lebih optimal. Selain itu, kondisi lahan dan saluran air juga perlu diperhatikan agar air dapat mengalir dengan baik ke seluruh area sawah.
“Menjaga kebersihan pematang dan saluran irigasi sangat penting. Kalau aliran air lancar, tanaman akan tumbuh lebih baik,” tambahnya.
Untuk mendukung kegiatan di lapangan, Pemkab Sumbawa juga terus mendorong pelaksanaan Program Optimalisasi Pemanfaatan Lahan (Opla). Melalui program ini, petani berperan langsung dalam memperbaiki dan merawat infrastruktur pertanian sesuai dana yang telah disiapkan pemerintah.
Rusmawati menjelaskan, dana Opla dapat digunakan untuk memperbaiki embung, cekdam, kantong air, hingga jaringan irigasi. Pemerintah juga telah menyiapkan rencana teknis agar pelaksanaannya lebih mudah diikuti petani.
“Program Opla diharapkan bisa meningkatkan indeks pertanaman. Kalau sebelumnya hanya satu kali tanam, bisa dua bahkan tiga kali dalam setahun. Dengan begitu, hasil produksi juga akan meningkat,” terangnya.
Ia menambahkan, momentum musim hujan perlu dimanfaatkan sebaik mungkin agar ketersediaan pangan di Sumbawa tetap terjaga.
“Awal musim hujan adalah waktu terbaik untuk memulai tanam. Kalau petani bergerak lebih cepat, hasilnya tentu akan lebih maksimal,” tutup Rusmawati.












Comment