Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa memperkuat komitmen terhadap keterbukaan informasi publik melalui pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Langkah ini diwujudkan dengan memperkenalkan slogan layanan baru bertajuk “Pajatu Balong” sebagai semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Anggota KPU Kabupaten Sumbawa, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Ardani, S.S., S.H., menjelaskan bahwa slogan tersebut menjadi simbol dari transformasi budaya kerja di KPU yang berorientasi pada profesionalisme dan transparansi.
“KPU Sumbawa ingin terus hadir sebagai lembaga yang terbuka, akuntabel, dan berintegritas. Melalui Pajatu Balong, kami ingin memastikan setiap masyarakat mendapat pelayanan yang baik dan setara,” ujar Ardani saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (08/12/2025).
Ardani menerangkan, kata “Pajatu” dalam bahasa Sumbawa berarti pelayanan, sedangkan “Balong” berarti baik. Selain memiliki makna filosofis, PAJATU juga merupakan akronim dari enam nilai utama KPU, yakni Profesional, Akuntabel, Jujur, Adil, Transparan, dan Unggul.
“Makna Pajatu Balong menggambarkan komitmen kami untuk memberikan layanan yang berkualitas, adil, dan terbuka bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebagai lembaga publik, KPU Sumbawa memastikan akses informasi dapat dijangkau oleh masyarakat secara luas. Selain layanan langsung di kantor, berbagai informasi juga tersedia di website resmi dan kanal media sosial KPU Sumbawa, seperti YouTube, Facebook, Instagram, dan TikTok.
“Kami ingin masyarakat mudah mengakses informasi kepemiluan tanpa harus datang ke kantor. Kanal digital kami perbarui secara rutin agar informasi bisa menjangkau lebih banyak warga,” ungkap Ardani.
KPU Sumbawa juga menyediakan fasilitas ramah disabilitas di lingkungan kantor, seperti kursi roda dan petugas pendamping bagi pengunjung yang membutuhkan bantuan.
“Pelayanan yang baik bukan hanya soal informasi yang terbuka, tetapi juga bagaimana semua warga merasa dilayani dengan setara dan hormat,” tambahnya.
Ardani menegaskan, slogan “Pajatu Balong” menjadi simbol perubahan menuju pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
“Pajatu Balong bukan sekadar slogan, tetapi komitmen kami untuk terus membangun kepercayaan publik dan memperkuat integritas penyelenggara pemilu di Sumbawa,” pungkasnya.












Comment