Sumbawa Besar, MerdekaInsight.com — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Sumbawa merupakan wujud nyata komitmen bersama antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan serta menegakkan supremasi hukum di Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut berlangsung di halaman Kejaksaan Negeri Sumbawa, Kamis (18/12/2025), dengan total 41 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Barang bukti yang dimusnahkan di antaranya terdiri dari 202,87 gram sabu-sabu, 489,61 gram ganja, 16 unit handphone, 5 senjata tajam, 123 botol minuman keras, serta 25 item pakaian dan barang bukti lainnya.
Wabup H. Ansori menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai bahwa langkah ini mencerminkan ketegasan aparat penegak hukum dalam menegakkan aturan serta melindungi masyarakat dari dampak negatif tindak pidana.
“Pemusnahan barang bukti ini menjadi bukti nyata bahwa aparat penegak hukum bekerja secara konsisten dan tegas. Ini juga menunjukkan bahwa pemerintah bersama aparat hukum memiliki komitmen kuat dalam menjaga moralitas dan ketertiban di masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini memiliki nilai edukatif yang tinggi bagi masyarakat agar semakin sadar hukum dan menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini bukan sekadar pemusnahan barang bukti, tetapi juga pengingat bagi kita semua agar menjauhi perbuatan yang melanggar hukum. Kesadaran masyarakat akan pentingnya hukum menjadi kunci menciptakan Sumbawa yang aman dan kondusif,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wabup menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mencegah tindak pidana, terutama kasus-kasus narkotika dan pelanggaran moral yang kian berkembang. Ia menilai, penegakan hukum harus diiringi dengan langkah preventif berupa edukasi dan pembinaan masyarakat.
“Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui kerja sama lintas sektor. Pemerintah daerah akan terus mendukung upaya aparat penegak hukum dalam menjaga Sumbawa agar tetap bersih dari narkoba dan tindak kejahatan lainnya,” ujar H. Ansori.
Menurutnya, pemusnahan barang bukti ini juga menjadi simbol transparansi dan akuntabilitas lembaga hukum di mata publik. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menjalankan tugasnya.
“Langkah ini menunjukkan keterbukaan proses hukum kepada masyarakat. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap aparat hukum akan semakin tumbuh dan memperkuat rasa aman di tengah masyarakat,” pungkasnya.












Comment