Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Jarot–Ansori, Bupati Paparkan Arah dan Tantangan Pembangunan Sumbawa

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Jarot–Ansori, Bupati Paparkan Arah dan Tantangan Pembangunan Sumbawa

Sumbawa Besar, MerdekaInsight.com — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Samawa (UNSA) menggelar Seminar Kebijakan Publik dalam rangka Dies Natalis ke-27, dengan tema “Refleksi Jelang Satu Tahun Jarot–Ansori: Tantangan dan Arah Pembangunan Sumbawa”, bertempat di Auditorium UNSA, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan ini menghadirkan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., sebagai pembicara kunci. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., Wakil Ketua III DPRD Zulfikar Demitry, serta Rektor Universitas Samawa atau yang mewakili. Seminar juga menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, antara lain Kepala BAPPEDA Sumbawa Dr. Dedy Heriwibowo, M.Si., Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasiruddin, Direktur Matadata Institute Nurdin Ranggabarani, S.H., M.H., dan akademisi FISIPOL UNSA Muhammad Yamin, S.E., M.Si., dengan moderator Dr. Ardiansyah, S.IP., M.Si.

Dalam paparannya, Bupati H. Jarot memaparkan capaian awal satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, yang menurutnya difokuskan pada konsolidasi dan pembenahan tata kelola pemerintahan.

“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumbawa mencapai 4,26 persen pada Triwulan II tahun 2025, disertai peningkatan kondisi jalan mantap serta penguatan komitmen lingkungan melalui gerakan Sumbawa Hijau Lestari,” ujarnya.

Meski mencatat sejumlah capaian positif, Bupati Jarot mengakui masih ada tantangan besar yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia menyebut aspirasi masyarakat masih banyak berkisar pada isu pembukaan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil, serta penanganan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

“Masih banyak tuntutan masyarakat yang menjadi perhatian kami, khususnya terkait lapangan kerja dan pembangunan jalan di daerah-daerah terpencil. Pemerintah terus berupaya menjawab kebutuhan tersebut secara bertahap dan terencana,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab Sumbawa di bidang pendidikan tinggi. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah mendorong percepatan pembentukan Fakultas Kedokteran Universitas Samawa (UNSA) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal.

“Kami sedang menyiapkan Tim Pendirian Fakultas Kedokteran UNSA yang diharapkan dapat memperoleh dukungan melalui APBD Perubahan tahun 2026. Langkah ini penting untuk memperkuat kualitas pendidikan dan layanan kesehatan di Sumbawa,” tegasnya.

Seminar tersebut menjadi forum refleksi objektif terhadap perjalanan satu tahun pemerintahan Jarot–Ansori, sekaligus ruang akademik untuk menilai capaian, kendala, serta arah pembangunan daerah secara terbuka dan berbasis data. Dalam kesempatan itu, Bupati Jarot juga memaparkan sejumlah kebijakan strategis, seperti penguatan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur prioritas, pelaksanaan program strategis nasional di daerah, serta konsistensi terhadap agenda Sumbawa Hijau Lestari.

Ia menekankan bahwa refleksi satu tahun kepemimpinan bukan sekadar perayaan capaian, melainkan evaluasi menyeluruh terhadap apa yang telah dan belum dicapai.

Cadangan Beras Pemerintah Daerah Sumbawa Masih di Bawah Kebutuhan Renstra 2026

“Refleksi ini bukan untuk berpuas diri, tetapi sebagai momentum menilai apa yang sudah dilakukan, apa yang masih kurang, dan apa yang harus kita percepat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan, kritik, dan partisipasi publik agar arah pembangunan Sumbawa tetap berada di jalur yang benar dan berkelanjutan,” tutupnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page