Agama
Home / Agama / Ketua BAZNAS Sumbawa Tegaskan Pengelolaan Zakat Harus Profesional dan Berkeadilan

Ketua BAZNAS Sumbawa Tegaskan Pengelolaan Zakat Harus Profesional dan Berkeadilan

Ketua BAZNAS Sumbawa Tegaskan Pengelolaan Zakat Harus Profesional dan Berkeadilan

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, menegaskan pentingnya membangun sistem pengelolaan zakat yang profesional, akuntabel, dan berkeadilan sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sarasehan MPR RI bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, yang digelar di Ballroom La Grande, Senin (22/12/2025). Acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Wakil Ketua Badan Anggaran MPR RI H. Johan Rosihan, S.T., serta pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Dalam paparannya, Syukri menjelaskan bahwa sarasehan ini merupakan bagian dari langkah konkret BAZNAS untuk memperkuat kolaborasi dan menyatukan visi dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat di daerah. Menurutnya, potensi zakat di Sumbawa harus digarap secara serius karena dapat menjadi kekuatan besar dalam mengurangi kemiskinan dan memperkuat perekonomian masyarakat.

“BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan semua pihak — baik pemerintah, lembaga keagamaan, maupun masyarakat luas — untuk memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang terkumpul dapat didistribusikan secara tepat sasaran,” ungkapnya.

Bupati Sumbawa Resmikan 36 Unit “Mahyani”, Serahkan Bantuan Z-KUB dan Paket Sembako di Labuhan Sumbawa

Ia menyebut, salah satu fokus utama BAZNAS adalah memperluas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi, desa, dan lembaga pendidikan. Pembentukan UPZ ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat jaringan pengumpulan sekaligus meningkatkan transparansi dan efisiensi distribusi zakat.

“Output yang ingin kami capai adalah pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), sehingga pendistribusian zakat dapat dilakukan secara tepat sasaran. Mari kita maksimalkan potensi zakat agar benar-benar berkontribusi pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumbawa,” jelas Syukri.

Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun keikhlasan dan semangat kebersamaan dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat. Ia menilai bahwa zakat tidak hanya menjadi instrumen ekonomi, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan solidaritas sosial antarwarga.

“BAZNAS membutuhkan dukungan semua pihak, baik pemerintah, lembaga, maupun masyarakat. Hanya dengan kolaborasi dan profesionalisme, zakat bisa menjadi instrumen nyata dalam mengurangi kesenjangan sosial,” tegasnya lagi.

Syukri berharap melalui kegiatan ini akan tumbuh kesadaran baru tentang pentingnya zakat dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus berinovasi dalam sistem pengumpulan dan pendistribusian, agar manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat lapisan bawah.

BAZNAS Sumbawa Jalin Komunikasi Strategis dengan IKASUM JAYA

“Kami ingin menjadikan zakat sebagai energi sosial yang mampu memperkuat sendi-sendi ekonomi masyarakat. Dengan tata kelola yang baik, zakat dapat menjadi pendorong kesejahteraan dan keadilan sosial di Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page