Sumbawa Besar, Merdekainsight.com (26 Juli 2025)
Kabar membanggakan datang dari Desa Sebeok, Kecamatan Orong Telu, Kabupaten Sumbawa. Agus Mutahir, Kepala Desa Sebeok, resmi terpilih menjadi bagian dari jaringan nasional Peacemaker 2025 sebagai peserta terpilih dan menyandang status National Local Partner (NLP) — mitra strategis dalam program keadilan restoratif yang diselenggarakan oleh Peacemaker Indonesia.
Pemilihan Agus melalui proses seleksi yang ketat, di mana para calon dipilih berdasarkan rekam jejak pengabdian, kepemimpinan, dan kemampuan menyelesaikan konflik secara damai di tengah masyarakat. Agus menjadi salah satu perwakilan dari Kabupaten Sumbawa dalam program prestisius ini.
Apa Itu Peacemaker 2025?
Peacemaker 2025 adalah bagian dari gerakan nasional yang mendorong penerapan keadilan restoratif (restorative justice) di tingkat akar rumput. Program ini bertujuan memperkuat kapasitas tokoh masyarakat, terutama di desa-desa, dalam menjadi agen perdamaian dan penjaga harmoni sosial.
Alih-alih fokus pada penghukuman, pendekatan keadilan restoratif mengutamakan dialog, pemulihan hubungan, serta musyawarah sebagai jalan utama dalam menyelesaikan konflik.
Para peserta yang lolos — termasuk Agus Mutahir — akan mengikuti rangkaian pelatihan, pendampingan, dan terlibat dalam forum-forum nasional sebagai mitra strategis pembaruan hukum berbasis komunitas.
Agus Mutahir dikenal sebagai sosok muda yang progresif dan dekat dengan warganya. Dalam masa kepemimpinannya sebagai kepala desa, ia telah berkali-kali menjadi penengah dalam berbagai konflik, baik sengketa lahan, ketegangan antarwarga, hingga permasalahan sosial lainnya.
Berbekal pengalaman organisasinya di HMI dan nilai-nilai lokal yang ia pegang teguh, Agus menerapkan gaya kepemimpinan yang mendengar, terbuka, dan mengedepankan musyawarah.
“Saya percaya bahwa desa bukan hanya urusan pembangunan fisik, tapi juga pembangunan nilai. Keadilan dan damai itu tidak datang dari atas, tapi kita ciptakan bersama di kampung-kampung kita sendiri,” ujar Agus saat dihubungi Merdeka Insight.
Dengan masuknya Agus dalam jaringan NLP Peacemaker, peluang kolaborasi dan pengembangan praktik keadilan restoratif di Sumbawa semakin terbuka lebar. Ia tidak hanya membawa nama Desa Sebeok, tetapi juga semangat lokal Sumbawa untuk terlibat aktif dalam reformasi sosial dan hukum berbasis komunitas.












Comment