Sumbawa Besar, Merdekainsight.com (Rabu, 30 Juli 2025) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada perbaikan menyeluruh terhadap Stadion Pragas. Hal ini disebabkan lapangan sepak bola di stadion tersebut tidak memenuhi standar ukuran yang ditetapkan untuk pelaksanaan pertandingan resmi.
Kepala Bidang Olahraga Dispopar Sumbawa, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa panjang lapangan sepak bola Stadion Pragas tidak sesuai dengan standar yang berlaku. Karena itu, perencanaan kegiatan olahraga sepak bola difokuskan pada Stadion Cendrawasih yang dinilai memenuhi ketentuan teknis.
“Untuk saat ini, Stadion Pragas belum dilakukan perbaikan karena panjang lapangan sepak bolanya tidak memenuhi standarisasi. Sepak bola kita proyeksikan di Stadion Cendrawasih karena ukuran lapangannya memenuhi ketentuan, tinggal dilakukan pembenahan,” terang Iwan Setiawan, Rabu (30/7).
Meski tidak menjadi prioritas untuk pengembangan lapangan sepak bola, pengelolaan rutin di Stadion Pragas tetap dilakukan. Beberapa perbaikan terbatas, termasuk pada area tribun penonton, juga tetap dikerjakan. Dispopar kini memfokuskan pembenahan pada fasilitas olahraga lain seperti lapangan bulu tangkis yang ada di dalam kompleks Stadion Pragas.
“Perbaikan di Stadion Pragas hanya dilakukan secara minor. Sebab, meski diperbaiki, jika tidak sesuai standar dan tidak digunakan untuk turnamen besar, justru akan membuang anggaran. Fokus pembenahan saat ini adalah lapangan bulu tangkis yang ada di dalam Stadion Pragas karena secara luas memenuhi standarisasi,” tambahnya.
Kendati demikian, Stadion Pragas masih difungsikan untuk sejumlah kegiatan olahraga lokal, termasuk turnamen antar sekolah. Bahkan, stadion tersebut menjadi salah satu venue Piala Soeratin U-17 yang berlangsung di Sumbawa.
Sementara itu, Pemkab Sumbawa juga tengah bersiap menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON). Persiapan atlet dan pelaksanaan berbagai event olahraga terus digencarkan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga daerah.












Comment