Sumbawa Besar, MerdekaInsight.com — Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa mencatat potensi lonjakan kasus HIV/AIDS tahun ini. Selama 2024, tercatat 75 kasus. Sementara hingga pertengahan 2025, jumlah kasus telah mencapai 35 orang.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa, Nur Atika, S.ST., M.M.Inov, mengatakan lonjakan ini menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah. Fokus utama saat ini adalah mencegah penularan baru dan memastikan pasien positif mendapat penanganan yang tepat.
“Prioritas kami adalah memutus rantai penularan. Puskesmas kini menjadi garda depan dalam pengobatan kasus HIV/AIDS,” ujar Nur Atika, Kamis, 7 Agustus 2025.
Upaya pencegahan, kata dia, dilakukan lewat sosialisasi di lokasi-lokasi berisiko tinggi. Tim Dinas Kesehatan rutin menyasar tempat hiburan malam, lembaga pemasyarakatan, rumah kos, komunitas LGBT, serta para pekerja hiburan. Pemeriksaan kesehatan juga digelar langsung di lokasi.
Selain pendekatan komunitas, Dinas Kesehatan juga menyasar pelajar lewat program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Seluruh puskesmas diminta aktif menyosialisasikan isu kesehatan reproduksi dan perilaku hidup sehat di sekolah-sekolah.
“Remaja menjadi kelompok yang rentan. Karena itu, edukasi di lingkungan sekolah sangat penting,” kata Nur Atika.
Untuk memperkuat penanganan, pemerintah daerah juga menggandeng Kepolisian, BNN, Dinas Pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga organisasi kepemudaan. Kolaborasi ini ditujukan untuk membangun kesadaran kolektif dalam menekan angka penyebaran HIV/AIDS.
Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi perilaku seksual berisiko. Mereka yang mengalami gejala atau memiliki riwayat kontak risiko tinggi diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan.
“Kami menjamin kerahasiaan pasien. Pemeriksaan dan pengobatan bisa diakses di seluruh puskesmas,” ujar Nur Atika.
Langkah-langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menahan laju pertumbuhan kasus HIV/AIDS di Sumbawa. “Pencegahan hanya efektif jika ada keterlibatan semua pihak,” katanya.












Comment