Umum
Home / Umum / Masyarakat Segel SPBU Pernek, Aturan Rekomendasi BBM Subsidi Dinilai Menyulitkan Petani

Masyarakat Segel SPBU Pernek, Aturan Rekomendasi BBM Subsidi Dinilai Menyulitkan Petani

Sumbawa Besar, MerdekaInsight.com — Sejumlah warga bersama kelompok petani menyegel Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Pernek, Kecamatan Moyo Hulu, Sabtu (16/8/2025). Aksi ini dipicu aturan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang mewajibkan rekomendasi resmi dari dinas terkait.

Masyarakat menilai aturan tersebut menyulitkan petani kecil yang membutuhkan BBM dalam jumlah terbatas untuk operasional sehari-hari. “Petani itu butuh BBM mendadak, kadang cuma 5 sampai 10 liter untuk pompa sawah. Masa harus ke dinas dulu minta rekomendasi? Itu jelas menyulitkan,” kata Wemvy, salah seorang warga yang ikut aksi penyegelan.

Aksi yang berlangsung sejak pagi itu membuat aktivitas SPBU lumpuh. Sejumlah kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar terpaksa kembali karena tidak mendapat pelayanan.

Warga menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk protes agar pemerintah mengevaluasi aturan rekomendasi pembelian BBM subsidi. “Kami mendukung agar BBM subsidi tepat sasaran. Tapi jangan sampai kebijakan yang niatnya baik justru menambah beban petani,” ujar Burhanudin, perwakilan petani.

Burhanuddin (Perwakilan Warga)

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi. Aparat kepolisian terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi adanya aksi lanjutan.

Kepala Desa Emang Lestari Dorong Penghijauan Jadi Gerakan Ekonomi Hijau Berkelanjutan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page