Pemerintahan
Home / Pemerintahan / BAPPEDA: Ranperda UPLAND Jadi Langkah Nyata Menuju Sumbawa Maju, Unggul, dan Sejahtera

BAPPEDA: Ranperda UPLAND Jadi Langkah Nyata Menuju Sumbawa Maju, Unggul, dan Sejahtera

Foto: Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si. (Kepala BAPPEDA Kabupaten Sumbawa)

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., menegaskan dukungan penuh terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Kedua atas Perda Nomor 2 Tahun 2022 mengenai Penyertaan Modal Daerah. Ranperda ini menjadi dasar hukum pelaksanaan program The Development of Integrated Farming System in Upland Areas Project (UPLAND) yang diarahkan untuk memperkuat permodalan petani lokal.

Dr. Dedy menjelaskan, pada tahun 2025 Kabupaten Sumbawa memperoleh tambahan hibah sebesar Rp300 juta dari pemerintah pusat. Dana tersebut akan disalurkan melalui PT. BPR NTB (Perseroda) untuk mempermudah akses pembiayaan bagi petani bawang merah lokal dengan bunga rendah.

Menurutnya, munculnya anggapan bahwa program ini akan lebih banyak menyasar petani dari luar daerah tidak terlepas dari kenyataan bahwa sebagian petani bawang yang beraktivitas di Sumbawa memang berasal dari luar. “Informasi itu yang kemudian menimbulkan persepsi keliru di masyarakat. Padahal, program UPLAND di Sumbawa secara tegas kita peruntukkan untuk masyarakat lokal, bukan untuk petani dari luar daerah,” jelas Dr. Dedy.

Ia menambahkan, Bappeda akan memastikan implementasi program sesuai ketentuan hukum dan tepat sasaran. “Kami ingin menegaskan agar tidak ada keraguan. Hibah ini adalah hak petani Sumbawa. Karena itu kami berharap masyarakat merespons program ini dengan baik, agar manfaatnya benar-benar bisa dirasakan,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa penguatan permodalan lewat hibah UPLAND sejalan dengan visi dan misi kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori dengan tagline Sumbawa Maju, Unggul, dan Sejahtera.

H. Zohran Desak Pembentukan Tim Terpadu untuk Genjot PAD 2026, Target Rp300 Miliar

“UPLAND bukan sekadar proyek, melainkan strategi jangka panjang membangun sistem pertanian terpadu yang berkelanjutan. Dengan dukungan penuh masyarakat, kami optimistis Sumbawa bisa menjadi pusat produksi bawang merah unggulan di NTB bahkan nasional,” pungkas Dr. Dedy.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page