Sumbawa Besar, MerdekaInsight.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumbawa mengeluarkan ultimatum keras terkait maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Sumbawa. Organisasi mahasiswa tersebut menyatakan bahwa narkoba telah menjadi ancaman nyata bagi masa depan generasi dan stabilitas sosial masyarakat.
Ketua Umum HMI Cabang Sumbawa, Wahyudin, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, SH, SIK, atas keberanian memimpin penggerebekan narkoba di Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir, pada 26 Agustus 2025. Ia menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut membuktikan negara hadir dalam melawan narkoba.
“Keberhasilan penggerebekan di Serading adalah bukti keseriusan aparat. Namun perang melawan narkoba tidak boleh berhenti di sana. Kami mendesak aparat untuk menyapu bersih seluruh wilayah yang masuk ke zona merah peredaran narkoba,” tegas Wahyudin, Kamis (28/8/2025).
Menurutnya, tugas pemberantasan narkoba juga menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Wahyudin menekankan bahwa Pemda harus menyatakan perang terbuka terhadap narkoba dan tidak boleh menutup mata terhadap ancaman yang kian meluas.
“Pemerintah daerah tidak boleh diam. Ini bukan sekedar kejahatan kriminal, tapi ancaman terhadap masa depan Sumbawa. Kami mendesak Pemda bersama aparat penegak hukum bergerak serentak memutus mata rantai peredaran narkoba,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Wahyudin menegaskan sikap tegas HMI Cabang Sumbawa. “Jika aparat dan pemerintah ragu, maka pemuda akan berdiri paling depan. Kami tidak akan membiarkan narkoba mencuri masa depan generasi Samawa. Ultimatum kami jelas: perang total harus dimulai sekarang juga,” ditutup dengan lantang.












Comment