Politik
Home / Politik / Lewat Musda VI, Johan Rosihan Tekankan Regenerasi dan Kaderisasi PKS

Lewat Musda VI, Johan Rosihan Tekankan Regenerasi dan Kaderisasi PKS

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Sekretaris Fraksi PKS DPR RI, Johan Rosihan, menegaskan pentingnya regenerasi dan kaderisasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai modal menuju Pemilu 2029. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VI PKS Kabupaten Sumbawa di Aula Hotel Nio Garden yang digelar serentak bersama daerah lain di seluruh Indonesia, pada Minggu, 7 September 2025.

Dalam arahannya, Johan mengingatkan seluruh kader PKS untuk menjaga kondusivitas nasional serta menghindari tindakan provokatif dan anarkis.

“PKS menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa dalam aksi-aksi terakhir ini. Semoga mereka dicatat sebagai pejuang syahid di mata Allah SWT. Kepada seluruh kader, mari kita jaga ketertiban dan keamanan bersama masyarakat,” ujar Johan.

Meski kondisi nasional belum sepenuhnya stabil, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS memastikan pelaksanaan Musda tetap berlangsung sesuai jadwal dengan pendekatan sederhana sebagai bentuk empati kepada masyarakat.

“Bagi daerah yang dinilai aman dan kondusif, Musda dilaksanakan sebagaimana mestinya. Sementara di daerah rawan, digelar tanpa atribut partai dan tanpa mengundang tokoh eksternal,” jelas Johan.

DPRD Sumbawa Pastikan Tidak Ada Tenaga Non-ASN yang Diberhentikan

Dalam Musda VI PKS Sumbawa, DPP menetapkan Anggota Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) masa bakti 2025–2030. Penetapan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan lima aspek utama, yakni aspirasi anggota, jenjang keanggotaan, regenerasi usia, pengalaman struktur, dan pengalaman pejabat publik. Dari delapan anggota DPTD, tiga di antaranya diupayakan berasal dari kader berusia di bawah 45 tahun.

DPP PKS juga mencatat sebanyak 96,7 persen rekomendasi Dewan Pengurus Tingkat Wilayah (DPTW) diterima dalam proses penetapan kepemimpinan daerah.

Johan menyampaikan bahwa Presiden PKS menekankan tiga pilar utama untuk visi partai periode 2025–2030. Pilar tersebut meliputi pengokohan jati diri PKS sebagai partai Islam Rahmatan lil’alamin yang bersih, peduli, dan profesional; implementasi politik program dan anggaran K2P2 (Kader, Kaderisasi, Pelayanan, dan Pemberdayaan Publik); serta penguatan struktur partai, kader militan, dan kerja kolektif sebagai modal kemenangan Pemilu 2029.

Selain Musda, PKS juga tengah mempersiapkan Musyawarah Nasional (Munas) yang dijadwalkan berlangsung pada 27–29 September 2025 secara sederhana dan terbatas. DPP PKS berharap Munas tersebut dapat dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa Tegaskan: Aturan Toko Modern Harus Direvisi, UMKM Jangan Jadi Korban

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page