Pemerintahan Populer
Home / Populer / Sambut Musim Tanam, Dinas Pertanian Sumbawa Pastikan Stok Pupuk Aman hingga 2026

Sambut Musim Tanam, Dinas Pertanian Sumbawa Pastikan Stok Pupuk Aman hingga 2026

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si.

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa memastikan kesiapan menghadapi musim tanam dengan dukungan penuh dari 24 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang tersebar di seluruh kecamatan. Persiapan ini dilakukan untuk menjamin kelancaran musim tanam yang berlangsung mulai Oktober 2025 hingga Maret 2026.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai di kantornya pada Senin, 20 Oktober 2025. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengadakan rapat bersama para koordinator BPP guna memantapkan langkah menghadapi musim tanam mendatang.

“Kami memastikan ketersediaan pupuk, baik urea maupun NPK, dalam jumlah yang memadai untuk musim tanam MH, khususnya periode Oktober hingga Desember bahkan sampai Maret 2026,” ujarnya.

Menurutnya, fokus utama Dinas Pertanian saat ini adalah pemenuhan kebutuhan pupuk hingga tahun 2026. Upaya ini dilakukan agar petani dapat menjalankan kegiatan tanam tanpa terkendala distribusi maupun stok pupuk bersubsidi.

Dinas Pertanian juga mengimbau seluruh kelompok tani di Kabupaten Sumbawa untuk segera menebus pupuk sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pada pengecer resmi yang telah ditunjuk. “Kami berharap kelompok tani dapat segera menebus pupuk. Stok pupuk aman dan tidak langka, sehingga petani tidak perlu khawatir,” tegas Kadis Pertanian.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Selain memastikan ketersediaan pupuk, Dinas Pertanian juga meminta petani untuk melakukan sejumlah persiapan teknis di lapangan. Beberapa langkah yang ditekankan antara lain mempersiapkan pembibitan, terutama tanaman padi, mengolah lahan, serta membersihkan area yang akan digunakan untuk penanaman jagung. Petani juga diminta menanam sesuai pola tanam yang telah disepakati bersama.

Dinas Pertanian turut mendorong adanya gotong royong antarpetani untuk membersihkan jaringan irigasi. Hal ini bertujuan agar aliran air ke lahan pertanian berjalan lancar dan tidak menghambat proses tanam di berbagai wilayah.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pertanian berharap musim tanam dapat berjalan optimal dan menghasilkan panen yang melimpah. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung petani melalui penyediaan informasi dan sumber daya yang dibutuhkan,” tutup Kadis Pertanian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page