Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Kabupaten Sumbawa memiliki potensi budidaya garam yang sangat besar, sehingga diharapkan menjadi sentra garam nasional. Beberapa waktu lalu, Dirjen Pengelolaan Kelautan dan Perikanan bersilaturahmi dengan pemerintah daerah terkait kebijakan pengembangan garam di wilayah ini.
Kabupaten Sumbawa memiliki ketersediaan lahan seluas 2.000 hektare di Kecamatan Plampang, yang akan dimanfaatkan untuk pengembangan lokasi baru maupun ekstensifikasi lahan garam yang sudah ada. Termasuk di dalamnya wilayah Sepayung, yang saat ini sudah mulai beroperasi sebagai area produksi garam.
Pernyataan ini disampaikan oleh Rahmat Hidayat, S.Pi., MT, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, pada Rabu, 26 Nopember. Ia menjelaskan, “Dengan potensi ini, kami berharap Sumbawa dapat menjadi sentra garam nasional. Respon masyarakat di lokasi pengembangan cukup positif karena lahan yang tersedia memadai untuk produksi skala besar.”
Terkait pelaksanaan program, pemerintah daerah akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai sistem pengelolaan lahan garam. Sosialisasi ini bertujuan menjelaskan mekanisme pekerjaan, baik yang dikelola melalui program pemerintah maupun melibatkan pihak swasta.
“Nantinya, kami akan berdiskusi lebih lanjut dengan masyarakat dan pihak terkait, agar semua pihak memahami secara jelas proses pengelolaan, pembagian tugas, serta pemanfaatan lahan garam,” tambah Rahmat Hidayat. Dengan pendekatan ini, masyarakat diharapkan memiliki gambaran jelas mengenai program pengembangan garam sekaligus dapat berpartisipasi aktif.
Pengelolaan lahan garam dilakukan secara terencana, melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, serta pihak swasta yang berminat berpartisipasi. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat perekonomian lokal. Rahmat Hidayat menegaskan, “Program ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, dan menjadikan garam Sumbawa dikenal secara nasional.”
Dengan dukungan pemerintah pusat, partisipasi masyarakat, dan pengelolaan yang sistematis, produksi garam di Kabupaten Sumbawa diharapkan berjalan optimal dan berkelanjutan. Pengembangan garam juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memanfaatkan sumber daya alam secara maksimal, mendukung ketahanan pangan, dan meningkatkan daya saing komoditas lokal di tingkat nasional.












Comment