Sumbawa, Merdekainsight.com – Program Sekolah Lapang (SL) Tematik Hortikultura mulai menunjukkan hasil di Kecamatan Orong Telu, Kabupaten Sumbawa. Program yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 itu kini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas hortikultura sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Di Orong Telu, program ini memanfaatkan lahan percontohan seluas 30 are untuk pengembangan tanaman hortikultura yang sesuai dengan karakter wilayah, seperti cabai, tomat, sawi, dan semangka. Ketua Kelompok Tani penerima manfaat, Hendra Jaya, mengatakan bahwa kehadiran SL Tematik memberikan dampak langsung bagi petani. “Kami dilatih cara membuat pupuk organik dan budidaya ramah lingkungan. Hasil panen kami meningkat dan sebagian disalurkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Petani lainnya, Jamdin dari Desa Sebeok, juga merasakan manfaat program tersebut. Menurut dia, metode budidaya yang diperkenalkan membuat hasil panen lebih berkualitas. “Sekarang kami lebih paham cara tanam yang benar dan bisa memanfaatkan hasil untuk kebutuhan sendiri maupun untuk di jual,” katanya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si, menyebut keberhasilan di Orong Telu menjadi contoh penerapan pertanian berkelanjutan yang melibatkan masyarakat secara aktif. “Program ini bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga menumbuhkan kemandirian petani dan mendukung penyediaan pangan bergizi untuk anak-anak dan masyarakat sekitar” ujarnya.












Comment