Pemerintahan Populer
Home / Populer / Program UPLAND Dorong Produktivitas Bawang Merah di Desa Boak, Unter Iwes

Program UPLAND Dorong Produktivitas Bawang Merah di Desa Boak, Unter Iwes

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Program UPLAND Project yang dijalankan di Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan hasil pertanian, khususnya pada komoditas bawang merah. Berdasarkan data hasil ubinan dari Kelompok Tani Orong Sabokal di Desa Boak, Kecamatan Unter Iwes, produktivitas rata-rata mencapai 4,99 ton per hektare.

Kelompok tani ini mengelola lahan bawang merah seluas 5 hektare dengan hasil ubinan tertinggi mencapai 17,6 dan estimasi hasil kering sebesar 10,56 ton per hektare. Dari hasil pengamatan di lapangan, produksi bawang merah petani di Boak menunjukkan peningkatan dibanding musim tanam sebelumnya.

Ketua Kelompok Tani Orong Sabokal, Husni, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan dan pendampingan yang diberikan melalui program UPLAND.

“Program UPLAND membantu kami dari segi pembinaan dan penyediaan sarana produksi. Petani jadi lebih paham cara tanam dan pemeliharaan yang benar sehingga hasilnya meningkat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Syamsul Hidayat, Sekretaris kelompok, yang menilai bahwa peningkatan hasil panen menjadi bukti nyata dari penerapan metode budidaya yang lebih terarah.

H. Zohran Desak Pembentukan Tim Terpadu untuk Genjot PAD 2026, Target Rp300 Miliar

“Dengan adanya pendampingan rutin, kami bisa menyesuaikan jadwal tanam dan pemupukan sesuai anjuran penyuluh. Dampaknya terasa langsung pada kualitas dan jumlah panen,” katanya.

Dari total sembilan anggota kelompok, hasil panen kering berkisar antara 4 hingga 9 ton per hektare. Angka ini menunjukkan rata-rata produktivitas yang cukup baik untuk lahan bawang merah di wilayah dataran Boak yang sebelumnya belum sepenuhnya digarap optimal.

Program UPLAND Project di Desa Boak menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas petani dan penguatan produksi komoditas unggulan di wilayah Sumbawa. Melalui sinergi antara petani dan pendamping lapangan, hasil panen bawang merah diharapkan terus meningkat pada musim tanam berikutnya.

Ketua kelompok, Husni, berharap agar pendampingan dan bantuan tetap berlanjut sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Kalau program UPLAND berlanjut, petani bisa lebih mandiri dan hasil bawang merah kami akan makin baik,” tuturnya.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Unter Iwes melalui pengelolaan bawang merah yang berkelanjutan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page