Pemerintahan Populer
Home / Populer / Bimtek Kepenulisan Dispusip Sumbawa: Mengangkat Budaya Lokal Lewat Pena

Bimtek Kepenulisan Dispusip Sumbawa: Mengangkat Budaya Lokal Lewat Pena

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa (Dispusip) tahun 2025 berhasil melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) kepenulisan berbasis budaya lokal. Kegiatan ini digelar untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya mahir menulis, tetapi juga menulis dengan mengangkat cerita, tradisi, dan bahasa daerah Sumbawa.

Kepala Dispusip, Abu Bakar, S.Sos., M.Si., saat ditemui di kantornya pada Selasa (4/11/2025), menjelaskan, “Bimtek kepenulisan berbasis budaya lokal telah terlaksana sesuai rencana. Para peserta mengikuti pendampingan intensif, workshop menulis kreatif, dan storytelling berbasis kearifan lokal. Hasilnya, sejumlah karya tulis yang mengangkat cerita dan tradisi lokal telah selesai dan siap dipublikasikan.”

Kegiatan ini menjadi arena transformasi identitas, kreativitas, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) bagi peserta. Selain belajar menulis, peserta juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya lokal serta mempersiapkan diri agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Realisasi program ini mencakup pendampingan oleh pustakawan dan penulis lokal yang memahami konteks budaya Sumbawa, workshop teknik menulis kreatif, serta publikasi hasil karya di media lokal dan platform digital.

Abu Bakar menambahkan,
“Dengan metode ini, literasi tidak lagi hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga soal menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya sendiri, serta membekali generasi muda Sumbawa agar mampu bersaing dengan tetap berakar pada identitasnya.”

H. Zohran Desak Pembentukan Tim Terpadu untuk Genjot PAD 2026, Target Rp300 Miliar

Menurut Dispusip, literasi budaya berbasis kearifan lokal dapat memperkuat kreativitas menulis peserta didik dan membentuk identitas yang kuat dalam konteks lokal dan nasional. Contohnya, pengintegrasian aksara lokal atau cerita rakyat dalam tulisan memungkinkan siswa tidak hanya belajar menulis, tetapi juga mendalami warisan budaya Sumbawa.

Pelaksanaan bimtek ini sekaligus menjadi wadah bagi lahirnya penulis muda yang mampu memanfaatkan kemampuan literasi mereka untuk mengekspresikan budaya, sekaligus memperluas wawasan dalam lanskap global.

“Program ini diharapkan mampu memunculkan penulis‑muda yang berdiri di kancah global dengan tetap mempertahankan akar budaya lokal mereka,” tutup Abu Bakar.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page