Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Aktivitas pertanian di Kabupaten Sumbawa mulai menggeliat seiring datangnya musim hujan. Meski konsumsi bahan pangan meningkat, pasokan ke pasar tradisional dan distributor tetap terjaga, menjadikan harga bahan pokok tetap stabil.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa, Syaihuddin, mengungkapkan bahwa kondisi ini merupakan hasil kerja sama antara petani, pelaku pasar, dan pemerintah daerah. “Stok pangan kita tetap aman karena jalur distribusi lancar. Aktivitas masyarakat meningkat, tapi pasokan tetap bisa memenuhi kebutuhan,” katanya, Selasa (25/11/2025).
Menurutnya, pemerintah terus memastikan agar sistem distribusi pangan tidak terhambat oleh aktivitas tanam. Dinas Ketahanan Pangan juga melakukan monitoring intensif di sejumlah kecamatan untuk menilai kelancaran pergerakan bahan pokok dari distributor ke pengecer.
“Untuk komoditas cepat rusak seperti cabai, bawang, dan sayur, suplai diperbarui setiap hari. Sementara beras dan minyak goreng masih dalam kondisi aman hingga panen,” jelasnya.
Ia menilai, kestabilan ini menjadi cerminan kesiapan daerah menghadapi siklus tahunan. Pemerintah juga menyiapkan langkah mitigasi jika terjadi cuaca ekstrem atau gangguan logistik.
“Kami ingin menjaga keseimbangan antara kebutuhan pangan dan produktivitas masyarakat di musim tanam ini, agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga,” tegasnya.
Di tengah meningkatnya aktivitas pertanian, stabilitas pasokan pangan menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan ekonomi masyarakat. Pemerintah berharap harmoni antara produktivitas dan distribusi ini terus terjaga sepanjang musim tanam.












Comment