Uncategorized
Home / Uncategorized / Bapenda Sumbawa Rekrut 290 Tenaga Enumerator untuk Pemutakhiran Data PBB-P2 Tahun 2025

Bapenda Sumbawa Rekrut 290 Tenaga Enumerator untuk Pemutakhiran Data PBB-P2 Tahun 2025

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi membuka rekrutmen 290 tenaga enumerator (pendamping pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan/PBB-P2) untuk tahun 2025.

Program ini merupakan langkah strategis Bapenda dalam memperbarui dan memvalidasi data objek pajak di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Sumbawa. Data PBB-P2 terakhir diperbarui pada tahun 2017, sehingga kini diperlukan pemutakhiran menyeluruh agar basis pajak lebih akurat dan sesuai kondisi terkini di lapangan.

Kepala Bapenda Kabupaten Sumbawa, Hardianto, ST., MM, menjelaskan bahwa tenaga enumerator akan menjadi ujung tombak dalam proses pengumpulan data di tingkat desa.

“Kegiatan ini penting untuk memastikan seluruh potensi pajak tercatat dengan benar. Enumerator akan melakukan pendataan langsung ke lapangan agar data PBB-P2 kita benar-benar valid dan terkini,” jelas Hardianto di Sumbawa Besar, Selasa (28/10/2025).

Dalam pengumuman resmi Bapenda tertanggal 27 Oktober 2025, dijelaskan bahwa rekrutmen ini terbuka bagi masyarakat umum, khususnya putra-putri daerah yang berdomisili di Kabupaten Sumbawa.

Bupati Jarot Tegaskan Geras Berkat sebagai Upaya Pemerataan Zakat di Sumbawa

Adapun persyaratan utama calon tenaga enumerator meliputi:

Mahasiswa aktif atau sarjana (S1) yang memiliki kemampuan dasar dalam pendataan;

Memiliki HP Android;

Memiliki KTP dan alamat email aktif;

Melamar untuk wilayah sesuai alamat KTP (desa atau kelurahan domisili).

Optimalkan Program Pusat, Disdikbud Sumbawa Siapkan Generasi Anak Berkualitas

Tenaga enumerator akan ditempatkan di seluruh wilayah kecamatan, dengan jumlah petugas menyesuaikan kebutuhan masing-masing daerah. Berdasarkan data Bapenda, Kecamatan Sumbawa menjadi wilayah dengan jumlah enumerator terbanyak yakni 36 orang, disusul Kecamatan Plampang dan Kecamatan Utan masing-masing 19 orang.

Hardianto menegaskan bahwa pemutakhiran data PBB-P2 ini tidak berkaitan dengan kenaikan tarif pajak, melainkan semata untuk memperbaiki basis data agar pendataan objek pajak lebih akurat.

“Selama ini masih ada objek pajak yang belum tercatat atau datanya belum sesuai dengan kondisi terbaru. Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan data lebih lengkap, sehingga pelayanan pajak kepada masyarakat bisa lebih tepat dan transparan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tenaga enumerator yang direkrut nantinya akan mendapatkan pembekalan teknis dari Bapenda sebelum turun ke lapangan. Pelatihan tersebut mencakup pemahaman tentang formulir pendataan, cara menggunakan aplikasi berbasis Android, hingga etika berinteraksi dengan wajib pajak di lapangan.

“Kami ingin memastikan para enumerator bekerja profesional, memahami tujuan kegiatan, dan mampu menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat,” pungkasnya.

Dispopar Sumbawa Perkuat Pembinaan Atlet Menuju Porprov dan PON

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page