Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Bappeda Sumbawa Fokus Perkuat Rantai Pasok Pangan untuk Dukung MBG 2026

Bappeda Sumbawa Fokus Perkuat Rantai Pasok Pangan untuk Dukung MBG 2026

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Kepala Bappeda Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa penguatan rantai pasok pangan lokal menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam mempersiapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026. Pernyataan tersebut ia sampaikan Senin (01/12/2025).

Sebelumnya, Bappeda Sumbawa telah memfasilitasi sebuah pertemuan di Aula Asisten II Setda Sumbawa yang mempertemukan Badan Usaha Milik Petani (BUMP), Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Sumbawa, Dekopinda Sumbawa, Kopsyah BMT Insan Samawa, serta dinas terkait. Pertemuan itu menjadi ruang untuk mengidentifikasi kebutuhan dan kapasitas masing-masing lembaga dalam mendukung MBG.

Dedy menegaskan bahwa hasil forum tersebut menjadi dasar penyusunan langkah teknis selanjutnya. “Pada 2026 akan dibangun lebih dari 50 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Fasilitas ini melayani sekitar 200.000 penerima manfaat, sehingga kami harus memastikan rantai pasok pangan lokal benar-benar siap dan terukur,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penyelarasan data antara kebutuhan bahan baku SPPG dan kemampuan produksi petani lokal menjadi bagian penting dari proses persiapan. “Forum tersebut kami gunakan untuk melihat kecocokan antara komoditas yang bisa diproduksi dengan kebutuhan menu gizi. Sinkronisasi sejak awal penting agar distribusi berjalan tanpa hambatan,” kata Dedy.

Dedy juga menekankan pentingnya memperkuat kapasitas kelembagaan lokal dalam menjaga keberlanjutan pasokan. “Peran BUMP, koperasi, dan kelompok tani perlu diperkuat karena keberlanjutan pasokan tidak hanya bergantung pada produksi, tetapi juga pada kelembagaan yang solid dan mampu mengatur alur usaha,” ungkapnya.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Ia memastikan bahwa koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan hingga seluruh aspek produksi dan distribusi siap mendukung implementasi MBG. “Kami ingin setiap pihak memahami peran masing-masing. Rantai pasok yang kuat akan menjadi fondasi utama keberhasilan MBG di Sumbawa,” katanya.

Menutup pernyataannya, Dedy menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan persiapan berlangsung matang. “Kami ingin MBG berjalan efektif dan berkelanjutan. Karena itu setiap tahapan, mulai dari perencanaan hingga distribusi bahan baku, harus benar-benar siap sebelum program dimulai,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page