Pemerintahan
Home / Pemerintahan / BPBD Ingatkan Ancaman Banjir Akibat Rusaknya Vegetasi di Hulu Sungai

BPBD Ingatkan Ancaman Banjir Akibat Rusaknya Vegetasi di Hulu Sungai

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir di sejumlah wilayah hilir sungai. Kerusakan vegetasi di daerah hulu disebut menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko banjir dan sedimentasi di wilayah bawah.

Kepala BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, S.T., menjelaskan bahwa kondisi hutan di bagian hulu kini banyak yang beralih fungsi menjadi lahan pertanian, terutama tanaman jagung. Perubahan ini membuat kemampuan tanah dalam menyerap air berkurang drastis.

“Vegetasi di hulu banyak yang hilang karena digunakan untuk lahan pertanian. Akibatnya, air hujan langsung mengalir ke hilir tanpa ada penahan alami,” ungkapnya, Rabu (12/11/2025).

Menurut Nurhidayat, dampak dari kerusakan tersebut paling dirasakan oleh masyarakat di wilayah Moyo Utara, Moyo Hilir, Sumbawa, dan Alas. Ketika curah hujan meningkat, aliran air yang deras dari hulu berpotensi menimbulkan banjir bandang serta mempercepat proses pendangkalan sungai.

“Inilah yang membuat daerah hilir menjadi sangat rentan. Karena itu, masyarakat di wilayah bawah harus ekstra waspada,” tegasnya.

H. Zohran Desak Pembentukan Tim Terpadu untuk Genjot PAD 2026, Target Rp300 Miliar

Ia menambahkan, BPBD telah berkoordinasi dengan pemerintah desa di wilayah terdampak untuk memperkuat sistem peringatan dini serta memperbanyak kegiatan gotong royong pembersihan saluran air. Upaya sederhana seperti ini diyakini dapat mengurangi dampak genangan air dan banjir lokal.

“Kami terus mengimbau agar masyarakat aktif melaporkan setiap potensi bencana atau tanda-tanda kenaikan debit air sungai. Koordinasi cepat sangat penting agar penanganan bisa segera dilakukan,” jelasnya.

Nurhidayat berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga keseimbangan lingkungan, terutama dalam menjaga hutan dan daerah resapan air.

“Kalau hulu kita jaga, hilir akan aman. Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” pungkasnya.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page