Pemerintahan
Home / Pemerintahan / BPBD Sumbawa Intensifkan Koordinasi dan Penanganan Pascabencana Banjir–Longsor

BPBD Sumbawa Intensifkan Koordinasi dan Penanganan Pascabencana Banjir–Longsor

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa terus melakukan langkah penanganan dan pemantauan pascaterjadinya banjir serta tanah longsor di Kecamatan Sumbawa pada Jumat (14/11/2025) sore. Kejadian ini dilaporkan secara resmi kepada sejumlah pihak terkait, baik di tingkat daerah maupun pusat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, S.T., melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Rusdianto AR, menyampaikan bahwa BPBD telah menindaklanjuti kejadian tersebut dengan melakukan pelaporan, koordinasi, serta penanganan awal di lokasi terdampak.

“Kami telah melaporkan kejadian ini kepada Bapak Kepala BNPB RI, Bapak Gubernur NTB, Bapak Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Bapak Sekda NTB, Bapak Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, serta Bapak Sekda Kabupaten Sumbawa selaku ex-officio,” ujar Rusdianto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (15/11/2025).

Ia menjelaskan, langkah-langkah penanganan di lapangan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI, Polri, pemerintah kelurahan, relawan, dan masyarakat setempat. Fokus utama tim saat ini adalah memastikan kondisi warga aman serta membantu proses pembersihan di area terdampak.

“Tim gabungan sudah turun sejak kemarin sore untuk melakukan pemantauan dan pembersihan di titik-titik longsor dan banjir. Kami juga terus berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan untuk memastikan tidak ada warga yang terdampak berat,” jelasnya.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Sumbawa, hujan berintensitas tinggi mengakibatkan tanah longsor di RT 04/04 Kelurahan Pekat, menimpa dua rumah warga atas nama Saharuddin dan Suratmin. Sementara itu, luapan air irigasi Pungka menyebabkan genangan di RT 04/05 Kelurahan Pekat serta RT 02/09 dan RT 03/10 Lingkungan Raberas, Kelurahan Seketeng, yang berdampak pada sekitar 25 rumah warga.

“Untuk longsor di Pekat, material masih menimbun sebagian belakang rumah warga dan akan dilanjutkan proses pembersihan hari ini. Sedangkan untuk banjir di Seketeng dan Pekat, air sudah surut dan warga bersama tim melakukan pembersihan lingkungan,” ungkapnya.

Rusdianto menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi terus dijalankan agar seluruh langkah penanganan berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Semua langkah kami lakukan secara terkoordinasi agar penanganan cepat dan tepat. BPBD juga sudah menyebarkan informasi peringatan dini kepada warga untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan,” ujarnya.

Ia menutup dengan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana.

Cadangan Beras Pemerintah Daerah Sumbawa Masih di Bawah Kebutuhan Renstra 2026

“Kami mengingatkan warga untuk tetap waspada dan segera melapor jika ada tanda-tanda bahaya. Tim tetap siaga di lapangan untuk memastikan keselamatan masyarakat,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page