Pemerintahan Pendidikan
Home / Pendidikan / Dikbud Sumbawa Prioritaskan Perbaikan Dapodik untuk Mendukung Revitalisasi Pendidikan

Dikbud Sumbawa Prioritaskan Perbaikan Dapodik untuk Mendukung Revitalisasi Pendidikan

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) memberikan perhatian serius terhadap perbaikan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di sejumlah sekolah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan akurasi data yang menjadi dasar perencanaan peningkatan mutu dan infrastruktur pendidikan di daerah.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Sudarli, S.Pt., M.Si, pada Senin (24/11/2025) menegaskan bahwa kondisi Dapodik saat ini masih membutuhkan pembaruan signifikan. “Permasalahan Dapodik memang menjadi fokus kami, karena jika tidak segera dibenahi, hal ini bisa berdampak pada program revitalisasi sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah minimnya tenaga operator sekolah yang menangani pemutakhiran data. Dari total kebutuhan 646 operator untuk tingkat SD dan SMP, hanya 203 orang yang tersedia. “Ketersediaan operator masih jauh dari cukup. Selain jumlahnya terbatas, tidak semuanya memiliki pemahaman teknis yang sama, sehingga proses pembaruan data menjadi terhambat,” katanya.

Keterbatasan tersebut membuat proses penyelesaian Dapodik harus dilakukan secara bertahap. Pemerintah telah menjadwalkan percepatan perbaikan mulai Oktober hingga tenggat cut off pada 31 Desember mendatang. Sudarli menyebutkan bahwa waktu yang tersedia akan dimaksimalkan agar data yang dikirim ke pusat dapat sesuai standar.

Selain melakukan input dan validasi data sekolah, operator juga memegang peran strategis dalam pendataan kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta peserta didik. Data tersebut kemudian diolah dan dikirim melalui aplikasi resmi Dapodik. Kompleksitas tugas operator semakin bertambah karena data yang mereka kelola menjadi dasar penyaluran tunjangan guru, dana BOS, BSM, hingga Program Indonesia Pintar (PIP).

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Sudarli menegaskan bahwa posisi operator sekolah kini menjadi garda terdepan dalam memastikan keakuratan data pendidikan. “Operator menjadi pusat informasi bagi kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Karena itu, kami berharap kekurangan tenaga operator dapat segera dipenuhi agar proses pemutakhiran data berjalan optimal,” Tutupnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page