Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Aktivitas wisata bahari di Kabupaten Sumbawa menunjukkan perkembangan pesat. Destinasi unggulan seperti interaksi hiu paus menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara. Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan laut, tetapi juga menggunakan jasa lokal, termasuk pemandu wisata, akomodasi, transportasi, serta membeli produk UMKM.
Kepala Dispopar Kabupaten Sumbawa, Tata Kostara saat di wawancarai pada Jumat, 28 Nopember 2025 menyatakan, “Wisata bahari seperti interaksi dengan hiu paus mendatangkan wisatawan dari berbagai negara. Mereka tidak hanya menikmati keindahan laut, tetapi juga menginap di akomodasi lokal, membeli produk UMKM, dan menggunakan jasa pemandu wisata masyarakat setempat.”
Program internasional seperti Sail Indonesia turut mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Kapal pesiar dan kapal layar singgah di beberapa destinasi, memicu aktivitas ekonomi lokal, termasuk kuliner, belanja produk lokal, serta atraksi budaya. “Kedatangan kapal pesiar memang tidak bisa diukur secara triwulanan karena mengikuti rute pelayaran, namun aktivitasnya memberikan dampak signifikan,” jelas Tata Kostara.
Selain aspek ekonomi, wisata bahari juga berperan sebagai sarana edukasi dan konservasi laut. Pemerintah daerah mendorong keterlibatan komunitas lokal agar manfaat ekonomi dirasakan masyarakat, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan laut.
Dengan meningkatnya aktivitas wisata bahari, Sumbawa semakin dikenal sebagai destinasi unggulan yang memadukan keindahan alam laut dengan peluang ekonomi lokal. Dispopar menekankan bahwa pengalaman wisata yang ditawarkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan wisatawan internasional secara berkelanjutan.












Comment