Pemerintahan
Home / Pemerintahan / DLH Sumbawa Dorong Pembentukan 100 Bank Sampah Unit untuk Tekan Timbulan Sampah

DLH Sumbawa Dorong Pembentukan 100 Bank Sampah Unit untuk Tekan Timbulan Sampah

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya mempercepat pengurangan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Raberas. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah dengan membentuk 100 Bank Sampah Unit (BSU) di berbagai wilayah.

Kepala DLH Kabupaten Sumbawa, Pipin Sakti Bitongo, S.T., M.T., melalui Plt. Kepala Bidang Sampah dan Limbah B3, Aryan Perdana Putra, S.Si, menjelaskan bahwa pembentukan 100 BSU menjadi bagian dari enam inovasi utama yang sedang dijalankan DLH untuk mempercepat aksi pengurangan sampah di daerah.

“Pembentukan 100 Bank Sampah Unit ini merupakan salah satu dari enam inovasi DLH untuk mendorong aksi dan akselerasi pengurangan sampah di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (08/12/2025).

Aryan menyampaikan, berdasarkan skenario pengurangan sampah yang telah disusun, dibutuhkan sedikitnya 827 unit Bank Sampah di seluruh Kabupaten Sumbawa agar upaya pengurangan sampah dapat berdampak signifikan terhadap penurunan volume sampah yang masuk ke TPA Raberas.

“Dari perhitungan kami, Sumbawa membutuhkan sekitar 827 unit Bank Sampah agar hasil pengurangan sampah benar-benar terasa di TPA. Kalau ini bisa tercapai, timbulan sampah yang masuk TPA bisa ditekan secara nyata,” jelasnya.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Ia menegaskan bahwa upaya reduce at sources atau pengurangan sampah dari sumber menjadi langkah yang tidak bisa ditawar lagi. Menurutnya, strategi pengelolaan melalui Bank Sampah dan komposting di sumber adalah kunci keberhasilan dalam menurunkan timbulan sampah di TPA Raberas.

“Kalau kita serius ingin mengurangi sampah yang masuk ke TPA, maka langkah pengurangan dari sumber, baik melalui bank sampah maupun pengolahan kompos adalah keharusan. Tidak ada pilihan lain,” tegas Aryan.

DLH berharap pembentukan 100 BSU tahun ini dapat menjadi titik awal gerakan bersama masyarakat untuk memperkuat kesadaran dan partisipasi dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Semoga 100 Bank Sampah Unit ini dapat menjadi penggerak aksi nyata dan mempercepat laju pengurangan sampah di Sumbawa. Ini bagian dari upaya mewujudkan Sumbawa yang lebih bersih dan peduli lingkungan,” pungkasnya.

Cadangan Beras Pemerintah Daerah Sumbawa Masih di Bawah Kebutuhan Renstra 2026

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page