Umum
Home / Umum / Gontar Cerdas, Mahasiswa UNSA Sosialisasi Bahaya Kenakalan Remaja di Alas Barat

Gontar Cerdas, Mahasiswa UNSA Sosialisasi Bahaya Kenakalan Remaja di Alas Barat

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Samawa (UNSA) Desa Gontar melaksanakan program bertajuk Gontar Cerdas: Edukasi Kenakalan Remaja di Era Modern pada Jumat, 12 September 2025, di SMP Negeri 1 Alas Barat. Kegiatan ini menjadi salah satu program utama KKL yang berfokus pada pendidikan masyarakat dan peningkatan kesadaran sosial.

Shita Dewi Harisonda, aktivis mahasiswa Fakultas Hukum UNSA selaku penanggung jawab kegiatan, mengatakan bahwa program ini merupakan upaya mahasiswa untuk menekan maraknya kenakalan remaja di Kabupaten Sumbawa.
“Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah remaja diamankan polisi saat diduga mengonsumsi minuman keras di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa. Hal ini yang mendorong kami melaksanakan program edukasi ini,” ujarnya.

Ketua pelaksana kegiatan, Novi Asriani, menambahkan bahwa remaja sangat rentan terpengaruh hal-hal negatif yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Anak atau remaja Sumbawa sering terlibat dalam perkelahian hingga penyalahgunaan narkoba. Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman agar mereka bisa lebih waspada,” jelasnya.

Kegiatan edukasi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari instansi berkompeten, di antaranya Polres Sumbawa Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Psikolog RSUD Sumbawa, serta Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Sumbawa. Materi yang dipaparkan meliputi isu-isu yang kerap terjadi di kalangan remaja, seperti pergaulan bebas, bullying, penyalahgunaan teknologi, hingga kesehatan mental.

Kepala Desa Emang Lestari Dorong Penghijauan Jadi Gerakan Ekonomi Hijau Berkelanjutan

Aggita Saputri dan Naraswari dari Polres Sumbawa menekankan pentingnya menjaga sikap di lingkungan sekolah.
“Pelecehan, baik dengan menyentuh bagian sensitif teman meski hanya bercanda, maupun melalui ucapan bernuansa seksual, tidak bisa dibenarkan. Hal ini harus dihentikan agar tidak menjadi kebiasaan yang merugikan,” tegas keduanya.

Psikolog RSUD Sumbawa, Ilmiati Zain, menyoroti kebiasaan remaja yang kecanduan ponsel.
“Remaja sering menghabiskan waktu berlebihan dengan ponsel. Media sosial atau situs tertentu bisa berdampak negatif pada kesehatan fisik maupun mental jika penggunaannya tidak dikendalikan,” jelasnya.

Sementara itu, Fathilatulrahmah, S.Pd., dari Lembaga Perlindungan Anak, mengingatkan para siswa untuk menjauhi perilaku menyimpang.
“Stop bullying, jauhi perbuatan yang melanggar hukum, dan bangun sikap positif. Remaja harus mampu menjaga diri agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang di sekitarnya,” katanya.

Peserta kegiatan merupakan perwakilan tiga siswa dari setiap kelas di SMPN 1 Alas Barat. Mereka mendapat tanggung jawab menyampaikan kembali materi kepada teman sekelas. Guru Pendidikan Agama, Bimbingan Konseling, dan Pendidikan Kewarganegaraan juga dilibatkan agar edukasi ini diperkuat dalam pembelajaran serta pendampingan sehari-hari di sekolah.

Sat Intelkam Polres Sumbawa Rayakan Hari Jadi ke-80 dengan Syukuran dan Doa Bersama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page