Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa memberikan perhatian khusus terhadap masih adanya tenaga pendidik yang melakukan pendaftaran BPJS secara mandiri. Kondisi ini dianggap kurang ideal karena tanggung jawab tersebut seharusnya berada di pihak yayasan pendidikan atau lembaga tempat guru bekerja.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa sejumlah yayasan pendidikan masih belum maksimal dalam mendaftarkan tenaga pendidiknya ke BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Hal ini menyebabkan sebagian guru harus menanggung beban administrasi dan iuran secara pribadi.
“Kami masih menemukan beberapa yayasan pendidikan yang belum mendaftarkan tenaga pendidiknya secara resmi. Guru seharusnya tidak lagi mendaftar BPJS secara mandiri, karena itu merupakan tanggung jawab pemberi kerja,” ujar Varian saat ditemui di kantornya, Kamis (27/11/2025).
Menurutnya, pendaftaran BPJS secara pribadi membuat perlindungan sosial guru menjadi terbatas. Padahal, guru termasuk tenaga kerja yang berhak memperoleh jaminan sosial seperti halnya karyawan di sektor lain.
“Jika pendaftaran dilakukan secara mandiri, perlindungan sosialnya tidak maksimal. Yayasan seharusnya yang mengurus agar hak jaminan sosial, termasuk kesehatan, dapat diberikan sepenuhnya kepada guru,” tambahnya.
Disnakertrans berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan sosialisasi terhadap lembaga pendidikan agar lebih memahami kewajiban hukum mereka dalam memberikan perlindungan kepada tenaga pendidik.
“Kami tidak ingin ada lagi guru yang menanggung beban ganda hanya karena persoalan administrasi. Yayasan harus menunjukkan tanggung jawabnya dalam hal ini. Kami terus berkoordinasi dengan pihak BPJS untuk memastikan kepatuhan,” tegasnya.
Varian menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong kesadaran lembaga pendidikan dalam memberikan perlindungan sosial bagi tenaga pengajar. Langkah ini, menurutnya, merupakan bentuk penghormatan terhadap peran strategis guru dalam mencerdaskan generasi bangsa.












Comment