Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Kebutuhan Tenaga Kerja di Sektor Pertambangan, Disnakertrans Sumbawa Siapkan SDM Lokal

Kebutuhan Tenaga Kerja di Sektor Pertambangan, Disnakertrans Sumbawa Siapkan SDM Lokal

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com —Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa bersama Pemerintah Daerah serius membahas strategi penyediaan tenaga kerja lokal yang mampu memenuhi kebutuhan perusahaan tambang, seperti PT AMNT dan PT SJR. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tenaga kerja yang disiapkan sesuai dengan posisi dan keterampilan yang dibutuhkan di lapangan.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si, melalui Auliah Asman selaku Sekretaris Disnakertrans, saat dihubungi melalui telepon pada Sabtu (1/11/2025) menjelaskan, “Kami mengundang PT AMNT dan PT SJR agar mereka terbuka dalam menyampaikan informasi terkait kebutuhan tenaga kerja saat ini, termasuk bidang dan posisi yang dibutuhkan. Informasi ini akan menjadi dasar kajian kami dalam menyiapkan tenaga kerja lokal ke depan.”

Menurut Auliah, strategi ini penting agar perencanaan tenaga kerja berbasis data riil dan bukan asumsi semata. “Dengan keterbukaan dari pihak perusahaan, kami dapat mengetahui jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan, jenis keterampilan yang diperlukan, serta persyaratan lain yang harus dipenuhi. Semua ini menjadi acuan kami dalam merancang program pelatihan dan rekrutmen,” tambahnya.

Hingga saat ini, kerja sama yang sudah berjalan baru dilakukan bersama PT SJR, di mana Disnakertrans Sumbawa aktif memfasilitasi rekrutmen tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan. “Hasil dari kerja sama ini adalah pemenuhan tenaga kerja yang disiapkan berdasarkan kebutuhan nyata perusahaan, sehingga tenaga kerja lokal benar-benar siap mengisi posisi yang tersedia,” ujarnya.

Disnakertrans juga menegaskan kepada seluruh perusahaan pertambangan di Sumbawa agar menyikapi hal ini secara serius. “Keberadaan perusahaan tambang di Sumbawa seharusnya menjadi bagian dari solusi dalam penyediaan tenaga kerja lokal. Dengan keterlibatan aktif mereka, persoalan ketersediaan SDM yang kompeten di daerah ini bisa lebih cepat teratasi,” tegas Auliah.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Disnakertrans berbasis Data Tenaga Kerja (DTK), dengan fokus pada sektor industri, khususnya pertambangan. Tujuannya memastikan penyediaan tenaga kerja lokal sejalan dengan perkembangan industri di Kabupaten Sumbawa. Disnakertrans berharap tenaga kerja lokal tidak hanya tersedia, tetapi juga kompeten dan siap bersaing, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemenuhan kebutuhan industri strategis.

Hal ini juga menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah Sumbawa melalui Bupati Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Mohamad Ansori, karena peningkatan kualitas SDM di sektor tenaga kerja merupakan salah satu program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumbawa.

Selain itu, Auliah menekankan bahwa upaya ini akan terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak perusahaan di sektor pertambangan dan industri lainnya. “Ke depannya, kami berharap semua perusahaan dapat bekerja sama dengan Disnakertrans agar gambaran kebutuhan tenaga kerja benar-benar lengkap. Dengan begitu, setiap program pelatihan yang kami jalankan dapat lebih tepat sasaran dan berdaya guna maksimal,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page