Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa mulai melakukan langkah serius dalam mempersiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat 2026. Salah satu tahapan penting yang sedang berlangsung ialah tes pengukuran fisik dan performa atlet dari berbagai cabang olahraga.
Ketua KONI Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si, mengatakan bahwa pengukuran ini dilakukan sebagai dasar untuk memastikan kesiapan fisik dan kemampuan teknis atlet. Sebanyak 33 cabang olahraga (cabor) telah menjalani proses pengukuran dengan standar yang ditetapkan oleh tenaga ahli olahraga nasional.
“Persiapan awal yang kita lakukan mungkin selama tiga bulan, kemudian tahap kedua tiga bulan berikutnya, dan tahap ketiga nanti kita harapkan saat tes pengukuran terakhir kondisi atlet itu betul-betul prima, betul-betul maksimal,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (11/11/2025).
Tes pengukuran dilaksanakan di lokasi latihan utama di GOR Padepokan, di mana setiap atlet menjalani evaluasi mencakup daya tahan fisik, kecepatan, kelenturan, serta kepadatan otot. Program ini juga menjadi media pembinaan bagi pelatih dan pengurus cabor dalam menilai perkembangan atlet selama masa latihan.
Rafiq menekankan pentingnya peran aktif pengurus cabor dalam mengawal tahapan ini. “Indikator tes pengukuran sangat penting karena dari situ kita bisa menilai kekuatan dan kemampuan atlet secara objektif. Data ini akan menjadi pijakan dalam menentukan pola latihan berikutnya,” jelasnya.
Ia berharap, seluruh pelatih dan pengurus cabor dapat memberikan pendampingan optimal agar atlet siap memasuki tahap berikutnya menjelang Porprov. Menurutnya, pembinaan yang terukur merupakan kunci melahirkan atlet tangguh dan berprestasi.
“Latihan tidak cukup hanya keras, tapi juga harus terencana dan terukur. Kami ingin memastikan bahwa atlet Sumbawa memiliki kesiapan yang benar-benar maksimal ketika bertanding di Porprov nanti,” pungkasnya.












Comment