Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Momentum HKN 2025, Dikes Sumbawa Prioritaskan Intervensi Gizi untuk Tekan Stunting

Momentum HKN 2025, Dikes Sumbawa Prioritaskan Intervensi Gizi untuk Tekan Stunting

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan menggelar bakti sosial di Desa Tepal, Kecamatan Batu Lanteh, Sabtu (29/11/2025), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menyasar persoalan mendasar yakni peningkatan gizi balita dan ibu hamil melalui penyaluran 3.600 butir telur.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Sarip Hidayat, SKM., MPH., melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Nur Atika, S.ST., M.M.Inov., menyampaikan bahwa HKN menjadi momentum untuk memperkuat gerakan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat.

“HKN bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi kesempatan untuk menggerakkan masyarakat agar lebih peduli pada kesehatan diri dan keluarga,” ujarnya kepada media ini saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Langkah intervensi gizi melalui pembagian telur tersebut dipadukan dengan layanan kesehatan terpadu, melibatkan tenaga medis dari berbagai organisasi profesi seperti IDI, IBI, Persagi, PDGI, serta dokter spesialis kandungan dan anak. Pemeriksaan ibu hamil, penilaian status gizi, skrining penyakit, hingga layanan kesehatan anak menjadi rangkaian pelayanan yang diberikan kepada warga setempat.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Menurut Nur Atika, fokus utama kegiatan ini adalah mengurangi risiko stunting melalui pendekatan preventif dan edukatif.

“Pencegahan stunting harus dimulai dari kecukupan gizi dan deteksi dini. Itu sebabnya intervensi gizi kami lakukan bersamaan dengan edukasi kesehatan kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain kegiatan di Desa Tepal, rangkaian HKN ke-61 juga akan berlanjut pada 2 Desember 2025 di Kecamatan Alas dan Alas Barat melalui agenda Pergerakan Bumil Sehat. Sebanyak 200 ibu hamil dijadwalkan mengikuti edukasi gizi, senam ibu hamil, hingga makan bersama dengan menu seimbang yang dipandu dokter spesialis gizi dan tenaga kesehatan dari IBI.

Nur Atika menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

“Kami ingin memastikan keluarga memiliki pengetahuan dan kemampuan menjaga kesehatan, karena generasi yang sehat dimulai dari fondasi yang kuat,” tutupnya.

Cadangan Beras Pemerintah Daerah Sumbawa Masih di Bawah Kebutuhan Renstra 2026

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page