Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmindag) Kabupaten Sumbawa akan melaksanakan Pelatihan Pandai Besi di Desa Batu Alang, Dusun Talwa A, Kecamatan Alas. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada minggu ketiga bulan November 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang.
Pelatihan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan keterampilan para pandai besi lokal dalam mengolah logam menjadi parang atau pisau menggunakan cara-cara yang lebih modern.
Kepala Diskukmindag Kabupaten Sumbawa, E.S. Adi Nusantara, S.T., M.Sc., melalui Pejabat Fungsional Pembina Industri Bidang Industri Diskukmindag, Sri Handayani, S.E., menyampaikan bahwa Dusun Talwa dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki jumlah pandai besi yang cukup banyak dan masih menggunakan metode tradisional dalam proses penempaan.
“Di Dusun Talwa banyak pandai besi yang masih menggunakan cara-cara tradisional. Melalui pelatihan ini kami ingin memberikan pemahaman dan keterampilan baru tentang pengerjaan besi dengan cara modern agar hasilnya lebih efisien dan berkualitas,” ujar Sri Handayani saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/11/2025).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut akan menghadirkan pelatih yang memberikan pemahaman teknis tentang penggunaan alat modern dalam proses penempaan logam. Selain meningkatkan keterampilan peserta, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempercepat waktu pengerjaan dan memperbaiki kualitas hasil kerja pandai besi.
“Dengan alat modern, waktu penempaan bisa lebih singkat dan hasilnya lebih rapi. Kami juga akan memberikan alat modern kepada kelompok pandai besi agar bisa digunakan setelah pelatihan selesai,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sri Handayani menambahkan bahwa pelatihan ini juga memiliki keterkaitan dengan sektor pengolahan tembakau di Kabupaten Sumbawa. Produk parang dan pisau hasil kerja para pandai besi nantinya akan dimanfaatkan sebagai alat rajang dalam proses pengolahan tembakau.
“Pelatihan ini sebenarnya berkaitan juga dengan pengolahan tembakau. Alat tajam hasil kerja pandai besi nantinya akan digunakan untuk merajang tembakau, sehingga kedua sektor ini saling mendukung,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Batu Alang dan sekitarnya, serta mendorong para pandai besi agar dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Kami berharap para pandai besi di Batu Alang dapat meningkatkan kualitas hasil kerjanya melalui penerapan alat modern. Dengan begitu, produktivitas meningkat dan hasilnya bisa dimanfaatkan secara lebih luas,” pungkasnya.












Comment