Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Pemda Sumbawa Dorong Hilirisasi Peternakan melalui Industri Unggas Terpadu

Pemda Sumbawa Dorong Hilirisasi Peternakan melalui Industri Unggas Terpadu

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Pemerintah Daerah Sumbawa menegaskan komitmen untuk memperkuat hilirisasi sektor peternakan daerah melalui rencana pembangunan Integrated Poultry Industry atau industri unggas terpadu. Langkah ini disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus memperluas peluang investasi di sektor peternakan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (24/11/2025), menjelaskan bahwa pengembangan industri terintegrasi tersebut merupakan kebutuhan mendesak untuk memperkuat struktur ekonomi daerah. “Hilirisasi peternakan harus diperkuat agar produk unggas tidak berhenti di level produksi, tetapi memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa tim survei dari Direktorat Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian RI telah melakukan peninjauan awal pada Sabtu (22/11/2025) sebagai bagian dari rencana pembangunan tersebut. Meskipun kunjungan itu merupakan bagian dari agenda pemerintah pusat, Budi menekankan bahwa substansi utamanya adalah kesiapan daerah dalam mempercepat pembangunan sektor peternakan.

“Kehadiran tim survei menjadi momentum bagi kita untuk menunjukkan bahwa Sumbawa siap mengembangkan industri unggas terpadu secara lebih serius,” katanya.

Menurutnya, industri unggas terpadu yang direncanakan tidak hanya mengembangkan sektor hulu seperti produksi ternak unggas, tetapi juga menyentuh seluruh rantai nilai, mulai dari pengolahan hingga pemasaran. Hal ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas rantai pasok, meningkatkan daya saing, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

“Konsep terintegrasi ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok unggas dan pada saat yang sama meningkatkan daya saing Sumbawa di sektor peternakan nasional,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa peninjauan yang dilakukan Kementerian Pertanian mencakup pemetaan potensi wilayah serta identifikasi kebutuhan pembangunan industri unggas. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pusat dan daerah dapat mempercepat realisasi inisiatif tersebut.

Sebagai penutup, Budi menyampaikan harapan agar pembangunan industri unggas terpadu ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. “Kami ingin langkah ini menjadi ikhtiar nyata dalam meningkatkan kesejahteraan peternak dan memperkuat ekonomi daerah,” Tutupnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page