Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Pemda Sumbawa Targetkan Pengangguran Turun Jadi 1,44 Persen pada 2025

Pemda Sumbawa Targetkan Pengangguran Turun Jadi 1,44 Persen pada 2025

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menargetkan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 1,44 persen pada tahun 2025. Saat ini, angka TPT di Sumbawa masih berada di kisaran 2,6 persen berdasarkan data terakhir yang dihimpun pemerintah daerah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., mengatakan, penurunan angka pengangguran menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ketenagakerjaan. Menurutnya, persoalan pengangguran di Sumbawa umumnya didominasi oleh lulusan sekolah menengah atas yang masih belum menentukan arah karier.

“Sebagian besar pengangguran berasal dari anak-anak muda lulusan SMA. Banyak dari mereka yang masih bingung memilih antara melanjutkan kuliah atau langsung bekerja,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis (27/11/2025).

Ia menjelaskan, tantangan terbesar dalam menekan pengangguran bukan hanya pada aspek ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga kesiapan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) lokal. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah, sebab pertumbuhan ekonomi daerah perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas tenaga kerja.

“Kalau tenaga kerja kita tidak siap, maka yang menikmati peluang kerja justru dari luar daerah. Karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi hal yang sangat penting,” jelas Varian.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Dalam upaya menurunkan TPT, Pemkab Sumbawa telah menyiapkan sejumlah strategi yang bersifat terpadu. Salah satunya adalah memperluas kerja sama lintas sektor dengan dunia pendidikan dan dunia industri untuk memastikan ketersediaan lapangan kerja sejalan dengan kebutuhan pasar.

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mendorong tumbuhnya wirausaha muda di berbagai bidang melalui program pelatihan dan pendampingan usaha kecil. Menurut Varian, pengembangan kewirausahaan menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam mengurangi ketergantungan terhadap lapangan kerja formal.

“Anak muda sekarang harus kita arahkan tidak hanya untuk mencari kerja, tapi juga menciptakan lapangan kerja. Kami ingin mereka punya semangat wirausaha, agar ekonomi daerah tumbuh lebih merata,” ungkapnya.

Varian menambahkan, keberhasilan program penurunan pengangguran nantinya akan diukur melalui peningkatan jumlah tenaga kerja terserap dan menurunnya angka TPT setiap tahun. Ia menilai, capaian target 1,44 persen cukup realistis apabila semua program yang direncanakan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Dengan dukungan semua pihak, termasuk sektor pendidikan, industri, dan masyarakat, kami yakin target ini bisa dicapai. Tujuannya bukan hanya menurunkan angka statistik, tetapi benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” tegasnya.

Cadangan Beras Pemerintah Daerah Sumbawa Masih di Bawah Kebutuhan Renstra 2026

Ia menutup dengan menekankan bahwa program penurunan pengangguran menjadi bagian penting dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa. Keberhasilan pemerintah daerah, menurutnya, akan terlihat dari semakin banyaknya generasi muda yang mampu bekerja dan berdaya secara ekonomi.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak muda Sumbawa memiliki masa depan yang lebih baik, produktif, dan mandiri. Itulah tujuan utama dari seluruh upaya yang kami lakukan,” pungkas Varian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page