Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Pemkab Sumbawa Evaluasi Kinerja Proyek Fisik, Fokus Tekan Deviasi dan Keterlambatan

Pemkab Sumbawa Evaluasi Kinerja Proyek Fisik, Fokus Tekan Deviasi dan Keterlambatan

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai memperketat pengawasan terhadap seluruh proyek fisik yang tengah dikerjakan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini diambil setelah hasil evaluasi terbaru menunjukkan masih adanya pekerjaan yang belum memenuhi target pelaksanaan.

Kepala Bagian Pembangunan Setda Sumbawa, H. Khaeruddin, menyampaikan bahwa evaluasi menunjukkan rata-rata progres fisik sudah berada di angka 76 persen. Meski capaian tersebut tergolong baik, pihaknya menilai masih terdapat sejumlah proyek yang penyelesaiannya belum seimbang dengan rencana awal. “Berdasarkan hasil evaluasi kemarin, rata-rata proyek fisik kita sudah di angka 76 persen, meski demikian masih ada beberapa pekerjaan fisik belum sesuai target dan itu menjadi atensi,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Khaeruddin menegaskan, pemerintah akan memantau secara langsung proyek-proyek yang deviasinya terlalu rendah. Tim dari bagian pembangunan bersama OPD teknis akan melakukan pemeriksaan di lapangan untuk memastikan tidak ada hambatan serius yang berpotensi menunda penyelesaian. “Deviasi yang sangat bawah ini yang menjadi atensi kami saat ini, sehingga ke depan tidak ada lagi deviasi negatif apalagi jelang akhir tahun anggaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, evaluasi berkala juga dilakukan untuk mengidentifikasi kendala administrasi, teknis, maupun keuangan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap pekerjaan fisik tidak hanya selesai secara waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang sesuai standar perencanaan. “Kami akan tetap melakukan pengawasan secara khusus, terutama untuk kegiatan fisik yang masih rendah progresnya. Tujuannya agar tidak muncul persoalan di akhir masa kontrak,” tegasnya.

Melalui langkah pengawasan ini, Pemkab berharap tidak ada lagi keterlambatan pekerjaan menjelang tutup tahun anggaran. Pengawasan intensif diharapkan mampu mendorong seluruh pelaksana proyek untuk segera menuntaskan pekerjaannya sesuai target dan jadwal yang telah ditetapkan.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page