Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperkuat implementasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan dukungan fasilitas kendaraan berpendingin untuk mendukung efisiensi rantai pasok hasil perikanan. Fasilitas tersebut diberikan kepada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pulau Bungin sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan.
Kendaraan berpendingin roda empat dengan kapasitas 3 hingga 4 ton ini merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Keberadaannya diharapkan menjadi solusi atas persoalan penyimpanan dan distribusi hasil tangkapan yang selama ini menjadi kendala utama nelayan di Kabupaten Sumbawa.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menjelaskan bahwa potensi perikanan di daerahnya sangat besar, namun belum sepenuhnya diimbangi dengan fasilitas rantai dingin (cold chain system) yang memadai. Akibatnya, banyak hasil tangkapan mengalami penurunan kualitas sebelum sampai ke pasar.
“Mobil pendingin ini diharapkan dapat membantu nelayan dalam menjaga kualitas hasil tangkapan dan memperpanjang masa simpan produk, sehingga nilai jualnya meningkat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penguatan fasilitas penunjang seperti ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui KNMP. Program tersebut tidak hanya menekankan pada peningkatan produksi, tetapi juga memperbaiki sistem distribusi agar hasil tangkapan nelayan dapat menembus pasar yang lebih luas.
“Bantuan ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat Kampung Nelayan Merah Putih, agar rantai pasok hasil perikanan lebih efisien dan berkelanjutan,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan kendaraan berpendingin akan memberikan manfaat langsung bagi nelayan, terutama dalam mendukung sistem logistik hasil laut dari Pulau Bungin dan Labu Sangoro ke pusat distribusi di daratan. Hal ini diyakini akan membantu nelayan memperoleh harga jual yang lebih baik dan mengurangi ketergantungan pada tengkulak.
“Dengan fasilitas ini, nelayan dapat lebih mandiri dalam mengelola hasil tangkapan. Produk yang segar dan berkualitas akan membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk ke luar daerah,” kata Bupati.
Melalui penguatan sarana pendukung sektor perikanan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menargetkan peningkatan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan. Program KNMP diharapkan menjadi model pemberdayaan pesisir berbasis ekonomi produktif dan efisiensi rantai pasok di wilayah Nusa Tenggara Barat.












Comment