Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Pengembangan RBRA Jadi Langkah DLH Sumbawa Dukung Kabupaten Layak Anak Berwawasan Lingkungan

Pengembangan RBRA Jadi Langkah DLH Sumbawa Dukung Kabupaten Layak Anak Berwawasan Lingkungan

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan inklusif bagi anak-anak melalui program Pengembangan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA). Program ini menjadi bagian penting dari langkah daerah menuju peningkatan status Kabupaten Layak Anak (KLA) dari kategori Pratama menuju kategori Madya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Pipin Sakti Bitongo, S.T., M.T., melalui Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Hj. Rahmawaty, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa pengembangan ruang bermain anak merupakan bentuk dukungan konkret terhadap pemenuhan hak-hak anak di Kabupaten Sumbawa.

Pernyataan tersebut disampaikan sesaat setelah agenda Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sumbawa, pada Jumat (7/11/2025).

“Ruang Bermain Ramah Anak adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap pemenuhan hak anak untuk bermain, belajar, dan berinteraksi di lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari diskriminasi,” ujarnya.

Menurutnya, Kabupaten Sumbawa saat ini masih berada pada kategori Pratama dalam penilaian Kabupaten Layak Anak. Melalui sejumlah program strategis, termasuk pengembangan RBRA, pemerintah daerah menargetkan peningkatan menuju kategori Adiwiyata, yang mengintegrasikan aspek lingkungan berkelanjutan dan pendidikan karakter anak.

H. Zohran Desak Pembentukan Tim Terpadu untuk Genjot PAD 2026, Target Rp300 Miliar

“Langkah ini sejalan dengan visi Kabupaten Layak Anak berwawasan lingkungan. Program RBRA menjadi salah satu upaya untuk mendorong Sumbawa naik kelas menuju kategori Madya,” jelas Hj. Rahmawaty.

Dalam rencana aksi yang disusun, ruang bermain ramah anak dirancang dengan prinsip gratis, aman, dan non-diskriminatif, serta memperhatikan kebutuhan anak penyandang disabilitas agar seluruh anak dapat bermain bersama secara setara.

“Kami memastikan fasilitas ini ramah bagi semua anak, termasuk yang berkebutuhan khusus. Tujuannya agar setiap anak di Sumbawa memiliki ruang aman untuk bermain dan mengembangkan potensinya,” tambahnya.

Konsep RBRA juga menitikberatkan pada fungsi edukatif, kreatif, dan sehat. Desainnya mencakup area bermain dengan kanopi rangka besi, pagar pelindung multifungsi, serta lantai berwarna cerah berbahan ramah lingkungan. Fasilitas ini diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak sekaligus menjadi sarana pembelajaran lingkungan sejak dini.

Selain manfaat bagi anak, ruang bermain ini juga diharapkan memperkuat interaksi sosial antarwarga dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan yang aman dan bersih.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

“Kami ingin ruang publik ini menjadi wadah belajar bersama tentang kepedulian, kebersihan, dan kebersamaan. Anak-anak harus belajar mencintai lingkungannya sejak dini,” tutur Hj. Rahmawaty.

Menutup pernyataannya, ia menegaskan bahwa Dinas Lingkungan Hidup akan terus bersinergi dengan lintas sektor, termasuk pendidikan dan perlindungan anak, agar target menuju Kabupaten Layak Anak kategori Adiwiyata dapat tercapai.

“Kami berharap upaya ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Sumbawa yang ramah anak, berwawasan lingkungan, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page