Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Komando Daerah (Komda) Petani Milenial Kabupaten Sumbawa mendorong pemerintah agar memperkuat pengembangan industri pengolahan hasil pertanian guna meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Syahruddin, perwakilan Komda Petani Milenial Sumbawa, Rabu (12/11/2025).
Sehari sebelumnya, Komda Petani Milenial bersama instansi terkait menghadiri Diskusi Penguatan Sektor Pertanian yang digelar di Hotel Kaloka, Sumbawa Besar, dengan melibatkan Asisten Deputi Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, BWS, Perum Bulog, dan PT Segar. Kegiatan tersebut membahas persoalan dan solusi penguatan pertanian daerah menjelang musim panen.
Syahruddin menjelaskan, petani di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala seperti kesenjangan harga hasil panen, keterbatasan sarana prasarana, serta minimnya alat mesin pertanian (alsintan). “Harapan kami, Sumbawa tidak hanya dikenal sebagai produsen jagung, tetapi juga mampu mengembangkan produk turunannya seperti pakan ternak dan bahan baku industri,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran industri pengolahan hasil pertanian merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesejahteraan petani. “Sekitar 85 persen masyarakat Sumbawa menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Karena itu, penguatan industri pengolahan harus menjadi prioritas pembangunan,” tegasnya.
Syahruddin juga mengajak generasi muda untuk lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan pertanian. “Kami ingin berperan bukan hanya sebagai petani, tetapi juga sebagai inovator yang membawa pertanian Sumbawa menuju era modern dan berkelanjutan,” katanya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan pelaku pertanian muda terus diperkuat. “Dengan kerja sama yang solid, pertanian Sumbawa bisa tumbuh lebih maju dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.












Comment