Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Jarot, S.E., menegaskan komitmen PKK Sumbawa untuk memperkuat pelaksanaan program Desa Berdaya sebagai strategi menekan angka kemiskinan dan perkawinan anak di daerah.
Pernyataan ini disampaikan pada Jumat (7/11/2025) menindaklanjuti kegiatan Koordinasi dan Pembinaan Program Pokja II TP PKK se-Pulau Sumbawa yang digelar sehari sebelumnya di Ruang Rapat Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pokja II TP PKK Provinsi NTB, Ir. Esra Parulian Batubara, bersama jajaran, yang memberikan pembinaan dan sosialisasi hasil Rakernas X TP PKK Tahun 2025.
Menurut Hj. Ida Fitria, kehadiran TP PKK Provinsi menjadi dorongan penting bagi kader di Kabupaten Sumbawa untuk memperkuat peran dan kolaborasi dalam pengembangan Desa Berdaya.
“Kami ingin seluruh kader memahami arah kebijakan baru hasil Rakernas dan mampu mengimplementasikannya sesuai potensi lokal di masing-masing wilayah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program PKK tidak diukur dari banyaknya kegiatan seremoni, melainkan dari sejauh mana kader mampu menghadirkan perubahan nyata di tingkat keluarga dan desa.
“Fokus kami adalah memperkuat program yang berdampak langsung, seperti penurunan angka stunting, peningkatan kualitas PAUD, dan penguatan ekonomi keluarga. Semua ini bagian dari upaya membangun keluarga tangguh dan desa mandiri,” tegasnya.
Program Desa Berdaya merupakan agenda prioritas TP PKK Provinsi NTB dengan enam target besar hingga 2029: penurunan kemiskinan, perkawinan anak 0 persen, anak tidak sekolah 0 persen, desa bebas rentenir, bebas sampah, dan bebas narkoba.
Hj. Ida Fitria menambahkan, keberhasilan program tersebut hanya dapat dicapai melalui sinergi lintas sektor dan kerja nyata para kader di lapangan.
“PKK harus hadir sebagai motor penggerak perubahan. Kami ingin memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan warga dan memberi manfaat nyata bagi keluarga serta desa,” tandasnya.












Comment